RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, persiapan spiritual menjadi hal utama yang perlu diperhatikan oleh setiap Muslim.
Salah satu rukun puasa yang paling krusial namun sering kali dianggap sederhana adalah niat. Tanpa niat yang benar, ibadah puasa kita bisa menjadi tidak sah secara syariat.
Namun, muncul sebuah pertanyaan yang sering diperdebatkan di tengah masyarakat: Kapan sebenarnya waktu terbaik untuk membaca doa niat sahur? Apakah saat kita mulai menyantap makanan sahur, atau justru jauh sebelumnya?
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas mengenai urgensi niat, waktu yang paling tepat menurut para ulama, serta bacaan niat yang benar untuk membantu menyempurnakan ibadah puasa Anda.
BACA JUGA:Doa Niat Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 2026: Panduan Lengkap Sesuai Sunnah
Pentingnya Niat dalam Ibadah Puasa
Secara bahasa, niat berarti al-qashdu atau menyengaja melakukan sesuatu.
Dalam Islam, kedudukan niat sangatlah tinggi sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya."
Khusus untuk puasa wajib seperti Ramadan, niat memiliki aturan yang lebih spesifik dibandingkan puasa sunnah. Untuk puasa Ramadan, niat harus dilakukan pada malam hari (tabyit) sebelum fajar menyingsing.
Jika seseorang lupa berniat hingga waktu subuh tiba, maka menurut mayoritas ulama (Mazhab Syafi'i, Maliki, dan Hambali), puasanya pada hari tersebut dianggap tidak sah.
BACA JUGA:Bacaan Niat Salat Witir Lengkap Beserta Tata Cara dan Doa Setelahnya
Kapan Waktu Terbaik Membaca Niat Sahur?
Banyak orang yang keliru menganggap bahwa niat sahur dilakukan berbarengan dengan aktivitas makan sahur.
Padahal, secara teknis, sahur dan niat adalah dua hal yang berbeda meski saling berkaitan.
1. Rentang Waktu yang Diperbolehkan
Berdasarkan hukum fikih, waktu untuk berniat puasa Ramadan dimulai sejak terbenamnya matahari (waktu Maghrib) hingga sebelum terbitnya fajar (waktu Subuh).
Jadi, Anda bisa berniat setelah shalat Maghrib, setelah Isya, saat shalat Tarawih, maupun saat bangun sahur.