Layanan Puskesmas 24 Jam Terkendala Kebutuhan SDM

Kamis 26-02-2026,18:44 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

BACA JUGA:5 Bacaan Niat Buka Puasa Ramadhan 2026: Arab, Latin, dan Artinya yang Benar

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Cirebon, Yusuf MPd mengatakan pihaknya terus mengawal rencana pelayanan Puskesmas 24 jam untuk meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat. 

Disampaikan Yusuf, meskipun progres menuju layanan 24 jam ini cukup rumit, tetapi kedepan urgensinya sangat jelas, yaitu demi mengurangi penumpukan (overload) pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.

Persoalan utama yang disoroti adalah nasib pasien non-darurat yang membutuhkan bantuan medis setelah jam operasional poliklinik Puskesmas berakhir.

BACA JUGA:Iming-Iming Untung 100 Persen Berujung Petaka, Puluhan Warga Cirebon Jadi Korban Dugaan Investasi Bodong

"Ini kan tanggung posisinya. Jika pasien datang ke IGD dalam kondisi tidak darurat, mereka harus membayar mandiri karena tidak bisa di-cover oleh BPJS. Hal inilah yang harus kita carikan solusinya," ungkap Yusuf. 

Sebagai solusi jangka pendek, sembari menunggu pemenuhan kebutuhan untuk memulai layanan Puskesmas 24 jam, Komisi III merekomendasikan untuk optimalisasi layanan mobile yang sudah ada, yakni Public Safety Center (PSC) 119.

"Kita mendorong pemerintah daerah untuk lebih serius dalam menyelenggarakan layanna Puskesmas 24 jam ini. Tetapi untuk sementara, kita rekomendasikan agar PSC 119 sebagai layanan kegawat daruratan 24 jam bisa diperkuat," kata Yusuf. (sep) 

Tags :
Kategori :

Terkait