4. Fase Gerhana Total Berakhir (U3):
- 19.03 WIB / 20.03 WITA / 21.03 WIT
5. Fase Gerhana Sebagian Berakhir (U4):
- 20.17 WIB / 21.17 WITA / 22.17 WIT
Bagi warga di wilayah WIB (Sumatera, Jawa, Kalimantan Barat), puncak gerhana akan terjadi sesaat setelah waktu berbuka puasa dan salat Maghrib.
BACA JUGA:Cara Melihat Gerhana Bulan Total dan Tips Memotretnya Pakai HP, Jangan Sampai Terlewat!
Ini adalah waktu yang tepat untuk sejenak menengadah ke langit sebelum bersiap melaksanakan salat Isya dan Tarawih.
Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan Total
Kabar baiknya, seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini. Namun, ada sedikit perbedaan pada fase awal gerhana bagi setiap wilayah:
- Indonesia Bagian Timur (WIT): Warga di Papua dan Maluku dapat menyaksikan seluruh proses gerhana dari awal hingga akhir karena bulan sudah terbit tinggi saat fase dimulai.
- Indonesia Bagian Tengah (WITA): Wilayah seperti Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara juga memiliki pandangan yang sangat baik sejak awal fase totalitas.
- Indonesia Bagian Barat (WIB): Untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, hingga Jakarta, bulan mungkin baru terbit dalam kondisi sudah mulai tertutup bayangan, gerhana sebagian sedang berlangsung.
Tips Mengamati Gerhana Bulan Total
Berbeda dengan gerhana matahari yang memerlukan kacamata khusus, Gerhana Bulan Total sangat aman dilihat langsung dengan mata telanjang.
Anda tidak perlu alat bantu apa pun untuk menikmati perubahan warna bulan menjadi merah bata.
Namun, jika Anda ingin mendapatkan pengalaman maksimal:
- Cari Tempat Terbuka: Pastikan arah timur tidak terhalang gedung tinggi, karena gerhana dimulai saat posisi bulan masih rendah di ufuk.
- Gunakan Teleskop atau Binokular: Jika ingin melihat detail permukaan bulan yang berubah warna, alat bantu optik akan sangat membantu.
- Pantau Cuaca: Pastikan memantau prakiraan cuaca setempat agar usaha Anda menunggu tidak sia-sia karena tertutup awan mendung.
Menyaksikan tanda-tanda kebesaran Sang Pencipta di tengah bulan suci Ramadan tentu akan memberikan kesan spiritual tersendiri.
Jangan lewatkan kesempatan ini, karena fenomena serupa belum tentu hadir kembali dalam waktu dekat di tanah air. (*)