Banyak yang khawatir dengan AI yang "terlalu pintar". Samsung menjawabnya dengan Knox Matrix 2.0. Seluruh pemrosesan Agentic AI dilakukan secara on-device (di dalam perangkat).
Artinya, data pribadi dan kebiasaan Anda tidak dikirim ke server cloud luar, berkat kekuatan NPU pada chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang mampu menangani komputasi berat secara lokal.
Spesifikasi Penunjang Agentic AI
Agar fitur proaktif ini berjalan tanpa hambatan (lag), Samsung menyertakan perangkat keras khusus:
- RAM 16GB LPDDR6: Kapasitas besar ini didedikasikan agar AI tetap aktif di latar belakang tanpa menutup aplikasi lain.
- NPU Dedicated: Chipset terbaru dengan inti AI yang 39% lebih bertenaga dari generasi sebelumnya.
Samsung Galaxy S26 Ultra dengan Agentic AI-nya bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan partner digital yang mampu berpikir satu langkah di depan penggunanya. Ini adalah lompatan besar dari era smartphone menuju era Agentic-phone.(*)