Di balik cangkang metalnya, Nothing Phone 4a Pro tetap membawa spesifikasi yang kompetitif:
- Chipset: MediaTek Dimensity 8400 Ultra yang dioptimalkan untuk efisiensi energi.
- Layar: LTPO AMOLED 6.7 inci dengan perlindungan Armour Glass untuk mengimbangi ketangguhan bodinya.
- Kamera: Sistem ganda 50MP dengan sensor utama Sony yang mendukung OIS tingkat lanjut.
- Baterai: 5.000 mAh dengan dukungan pengisian daya nirkabel (wireless charging) yang tetap bisa berfungsi berkat rekayasa material pada area koil di panel belakang.
BACA JUGA:Spesifikasi Vivo X300 Ultra: Padukan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 7.000 mAh
Harga dan Posisi Pasar
Dengan beralih ke desain metal, Nothing Phone 4a Pro diposisikan sebagai perangkat lifestyle-tech yang lebih premium namun tetap terjangkau.
Di pasar global, perangkat ini dibanderol mulai dari $479 (sekitar Rp7,5 jutaan). Kehadirannya di Indonesia diprediksi akan menjadi pesaing kuat bagi merek-merek mapan yang bermain di segmen harga menengah ke atas.
Nothing Phone 4a Pro adalah bukti bahwa inovasi tidak harus selalu terpaku pada satu pola.
Dengan meninggalkan desain transparan dan beralih ke Metal Unibody serta Glyph Matrix, Nothing berhasil menciptakan identitas baru yang lebih dewasa, tangguh, namun tetap menjadi perangkat paling unik di pasaran saat ini.(*)