CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Aan Jaelani menilai Generasi Z saat ini menghadapi banyak pilihan sekaligus tantangan dalam menentukan masa depan pendidikan mereka di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Menurutnya, akses informasi yang semakin terbuka membuat peluang pendidikan semakin luas.
Namun di sisi lain, kompleksitas tantangan juga meningkat sehingga pemilihan perguruan tinggi menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan.
“Memilih perguruan tinggi bukan sekadar menentukan tempat belajar, tetapi juga tentang menyiapkan diri menghadapi masa depan yang penuh perubahan,” ujar Aan Jaelani.
Aan menjelaskan bahwa salah satu pilihan pendidikan tinggi yang memiliki potensi besar namun masih sering disalahpahami adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Selama ini, sebagian generasi muda masih menganggap PTKIN hanya berfokus pada kajian agama. Padahal, menurutnya, PTKIN telah mengalami transformasi besar dan berkembang menjadi kampus modern yang mengintegrasikan ilmu keislaman dengan sains, teknologi, ilmu sosial, hingga ekonomi digital.
“Pendidikan di PTKIN tidak hanya membekali mahasiswa dengan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global,” jelasnya.
Aan menyebut, salah satu contoh transformasi tersebut adalah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang kini hadir sebagai PTKIN berbasis digital pertama di Indonesia.
"Kampus ini mengembangkan ekosistem pendidikan berbasis teknologi yang tidak hanya mengandalkan metode pembelajaran konvensional," sebutnya.
Melalui sistem digital, kata Aan, kampus berupaya memperluas akses pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.
"Selain berbasis teknologi, UIN Siber Cirebon juga dikenal sebagai kampus yang inklusif dan terbuka bagi siapa saja yang ingin berkembang, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat," katanya.
Program studi yang ditawarkan tidak terbatas pada studi keislaman, tetapi juga mencakup berbagai bidang strategis yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Hal ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri dalam berbagai disiplin ilmu.
Kampus UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga menghadirkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang memungkinkan mahasiswa mengikuti perkuliahan secara fleksibel.
Saat ini terdapat enam program PJJ yang dapat diikuti tanpa harus terhalang jarak dan waktu. Model pembelajaran ini dinilai menjadi solusi bagi generasi muda yang ingin tetap kuliah sambil bekerja, berkarya, maupun mengembangkan usaha.