Peresmian Jembatan Perintis Garuda di Argasunya Jadi Momen Bahagia Warga Sumurwuni Saat IdulFitri

Minggu 22-03-2026,16:25 WIB
Reporter : Indah Tri
Editor : Indah Tri

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Idul Fitri 1447 Hijriyah menjadi momen penuh kebahagiaan bagi warga Sumurwuni, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Pada kesempatan tersebut, jajaran TNI dari Korem 063 Sunan Gunung Jati bersama Kodim 0614 Kota Cirebon, unsur kepolisian, serta pemerintah setempat meresmikan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di RW 07 Sumurwuni, Jawa Barat.

Peresmian jembatan ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Danrem 063 SGJ sebagai simbol resmi dibukanya akses penghubung bagi masyarakat.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga.

Danrem 063 SGJ, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap menyampaikan, bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 200 jembatan tahap pertama di wilayahnya. 

"Alhamdulillah pada pagi hari ini kita sudah melaksanakan peresmian pembangunan jembatan Merah Putih di wilayah Argasunia. Ini merupakan bagian dari 200 titik jembatan yang dibangun untuk tahap pertama," ucapnya.

Ia menambahkan, selain memperlancar komunikasi antar desa, jembatan juga berperan penting dalam memperkuat hubungan sosial masyarakat.

“Semoga jembatan ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, meningkatkan perekonomian, serta mempererat silaturahmi antar warga,” tambahnya. 

Ia juga mengingatkan pentingnya perawatan jembatan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

"Semoga warga juga dapat merawat jembatan ini agar dapat digunakan lebih lama," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat yang membutuhkan pembangunan jembatan dapat mengajukan melalui Babinsa atau Koramil setempat untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Kodim dengan kajian teknis.

"Kalau bisa, apabila nanti di wilayahnya, seumpama di wilayah kota Cirebon, ada yang membutuhkan pembangunan jembatan, bisa menghubungi Babinsa ataupun Koramil setempat di sana, ataupun Babinsa yang ada di desanya masing-masing, itu nanti akan disalurkan kepada Kodim. Sehingga nanti Kodim akan menindaklanjuti dengan mengirimkan beberapa asistensi teknis, tentunya untuk melihat bagaimana pembangunan jembatan akan dilaksanakan," pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol Arm Drajat Santoso mengungkapkan, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 32 meter dan dibangun dalam waktu kurang lebih satu setengah bulan. 

"Dengan bentangan kurang lebih di 32 meter ini, kemarin kurang lebih itu hampir secara kalender ya, dikurangi kemarin ada liburnya itu hampir satu setengah bulan sampai dengan hari ini. Harusnya ini kalau kemarin kita nggak kena banjir, itu kan yang paling pojok itu kena banjir akhirnya roboh, tergerus. Nah ini sudah kita bangun lagi," ungkapnya.

Meski dibangun kurang lebih satu setengah bulan, Ia menyebut konstruksi jembatan saat ini jauh lebih kuat dibandingkan sebelumnya, dengan fondasi yang dirancang tahan terhadap debit air sungai yang besar.

Kategori :