Nahkoda Parpol Parlemen Didominasi Srikandi

Minggu 14-06-2026,18:51 WIB
Reporter : Asep Saepul Mielah
Editor : Rifki Nurcholis

CIREBON - Sejumlah partai politik di Kota Cirebon mulai memperbarui struktur partainya, bahkan beberapa DPP partai sudah menetapkan nama baru yang ditugaskan untuk menahkodai partai di tingkat daerah. 

Dari pantauan Rakyat Cirebon, tiga partai parlemen sudah menyelesaikan Muscab, mereka adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Pantai Hati Nurani Rakyat (Hanura). 

Yang menarik, DPP ketiga partai menetapkan sosok politisi perempuan sebagai nahkoda. DPP PPP, menetapkan Anita Tri Handayani sebagai Ketua DPC PPP Kota Cirebon, DPP PKB, menugaskan Siti Farida Rosmawati sebagai ketua DPC PKB Kota Cirebon, dan DPP Partai Hanura, melalui Muscab kembali menetapkan Een Rusmiyati sebagai ketua DPC. 

BACA JUGA:Pengumuman Hasil Seleksi Dewas dan Direksi BUMD Tunggu Rekomendasi Kemendagri

Ini menjadi fenomena dan fakta menarik di Kota Cirebon, terutama bagi parpol-parpol yang memiliki kursi di Griya Sawala, dimana dari sepuluh parpol yang ada di parlemen, saat ini enam parpol dipimpin oleh Srikandi Politik Kota Cirebon. 

Selain tiga partai yang baru melangsungkan regenerasi diatas, tiga parpol parlemen sudah terlebih dahulu di pimpin politisi perempuan. 

Tiga parpol tersebut adalah Partai NasDem, yang diketuai oleh Eti Herawati, PDI Perjuangan, yang diketuai Fitria Pamungkaswati dan Partai Demokrat, yang diketuai oleh Dian Novitasari. 

BACA JUGA:Peringati Hari Jadi Cirebon ke-599, SMSI Kota Cirebon Gelar Fun Futsal

Sontak, dari 10 parpol pemilik kursi di DPRD Kota Cirebon, menyisakan hanya empat partai yang diketuai oleh politisi laki-laki. 

Keempatnya adalah parpol pemilik kursi ketua DPRD, yakni Partai Golkar yang diketuai oleh Andrie Sulistio, Partai Gerindra yang diketuai oleh H Eman Sulaeman, Partai Keadilan Sejahtera yang diketuai oleh Yusuf MPd dan Partai Amanat Nasional yang diketuai oleh Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna. 

Ketua KPU Kota Cirebon, Mardeko melihat ini merupakan perkembangan yang positif di belantika politik Kota Cirebon. 

BACA JUGA:BJB dan OJK Dorong Kemandirian Finansial Penyandang Disabilitas

KPU, lanjut Mardeko, sudah sejak lama mendorong keterlibatan perempuan didalam politik, yang salah satunya dituangkan dalam ketentuan 30 persen caleg perempuan dalam Pemilu. 

Namun saat ini, justeru perempuan maju dan hadir menjadi tokoh sentral ditubuh partai dengan posisinya sebagai ketua umum. 

"Ini perkembangan yang baik, artinya kedudukan dan posisi perempuan mendapatkan tempat yang baik di politik," ungkap Mardeko. 

Kategori :