INDRAMAYU - PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Indramayu mengimplementaskan dukungannya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bumi Wiralodra. Langkahnya dilakukan dengan memberikan bantuan berupa Alat Praktek Siswa (APS).
Bantuan itu di antaranya diberikan kepada SMKN 1 Sukra. Hal ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Selama ini, program TJSL PLN NP UP Indramayu diarahkan untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui sektor pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Penyerahan bantuan berupa 2 unit IGBT Inverter Welding dan 2 unit mesin impact elektrik tersebut berlangsung Rabu (22/7/2026). Bantuan diserahkan langsung Manager Business Support PLN NP UP Indramayu, Agus Kurniawan, didampingi Asman K3, Agus Wiyono dan Asman CSR, Umum dan Administrasi, Puri Handoko, kepada Kepala SMKN 1 Sukra, Luthfi Rizal.
Senior Manager PLN NP UP Indramayu , Arfan, melalui Manager Business Support, Agus Kurniawan, menyampaikan bahwa dunia pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi unggul. Oleh karena itu, perusahaan terus berupaya hadir sebagai mitra pembangunan melalui berbagai program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
"Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik sehingga siswa semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilannya," jelas Agus.
Ia juga menegaskan, kebijakan perusahaan terhadap lingkungan tidak akan terputus, kedepannya akan dilakukan kerja sama yang lebih optimal antara Managemen PLN NP UP Indramayu dengan SMKN 1 Sukra. Sehingga nantinya kebijakan perusahaan akan lebih dirasakan masyarakat sekitar, termasuk para pelajar.
"Kerja sama dalam bentuk bantuan atau pun bantuk lainnya akan terus berkelanjutan, sebagai upaya perusahaan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan," ungkapnya.
Kepala SMKN 1 Sukra, Lufthi Rizal, mengapresiasi perhatian yang diberikan PLN NP UP Indramayu. Menurutnya, kolaborasi antara dunia industri dan lembaga pendidikan sangat penting dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Ia berharap, bantuan tersebut tidak hanya meningkatkan fasilitas sekolah, tetapi juga mempererat sinergi antara perusahaan dan institusi pendidikan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berkarakter.
"Terima kasih kepada PT PLN Nusantara Power UP Indramayu atas semua perhatian berbentuk bantuan ini. Semoga bermanfaat bagi siswa-siswi kami hingga bisa menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, inovatif, dan berkarakter, sejajar dengan sekolah-sekolah besar lainnya," ujarnya.
Agus menyatakan, sebagai perusahaan yang mengusung prinsip keberlanjutan, PLN Nusantara Power terus mengembangkan program TJSL berbasis Creating Shared Value (CSV), yakni menciptakan manfaat bersama bagi perusahaan dan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
"Termasuk program-program yang dapat menunjang kegiatan belajar mengajar, serta meningkatkan kualitas sarana pendidikan bagi para siswa di sekolah yang berada di lingkungan sekitar perusahaan," kata dia.
Pada kesempatan itu, Managemen PLN NP UP Indramayu juga melakukan safari lingkungan sekolah. Hal ini dinilai perlu agar lebih mengenal dan mengetahui kondisi fisik SMKN 1 Sukra untuk kemudian dijadikan dasar kebijakan selanjutnya. (tar)