CIREBON - Para alumni yang tergabung dalam Ikatan Alumni Universitas Swadaya Gunung Jatu (IKA-UGJ) melakukan Musyawarah Besar (Mubes), Sabtu (1/8).
Salah satu agenda didalamnya, adalah melakukan regenerasi dengan bermusyawarah menentukan ketua yang baru, karena ketua IKA UGJ saat ini sudah mengakhiri masa jabatan untuk periode 2021-2026.
Ketua panitia Mubes IKA UGJ 2026, Qorib menegaskan, bahwa poin penting dari Musyawarah Besar ini adalah reuni, mewadahi para alumni UGJ lintas fakultas dan lintas generasi untuk bertemu dan bersilaturahmi.
BACA JUGA:PAD Parkir Kabupaten Cirebon Baru 27 Persen, DPRD Yakin Target Rp2,6 Miliar Masih Bisa Tercapai
"Mubes ini adalah sarana kumpul kembali alumni lintas fakultas dan lintas generasi. Kami ingin menunjukkan kepada kampus, bahwa UGJ memiliki para alumni yang luar biasa," ungkap Qorib.
Diharapkan Qorib, agenda Mubes ini bisa mempererat silaturahmi dan memperkuat komunikasi sesama alumni, sehingga organisasi IKA yang menjadi wadah berkumpulnya alumni bisa memberikan hal yang positif bagi UGJ sebagai almamaternya.
"Mudah-mudahan menjadi momen silaturahmi para alumni, dan regenerasi pengurus bisa berjalan dengan lancar untuk keberlangsunganan organisasi," kata Qorib.
BACA JUGA:MPLS Sekolah Rakyat Cirebon Diundur hingga 15 Agustus, Fasilitas Asrama Masih Disempurnakan
Sementara itu, Ketua IKA UGJ, AKBP (P) Mahyudin mengajak kepada seluruh alumni untuk mempererat silaturahmi dalam wadah ikatan ini.
Terlebih setelah ini, lanjut Mahyudin, IKA-UGJ akan memiliki ketua dan pengurus yang baru, ketua dan pengurus yang baru diminta bisa tetap menjaga soliditas para alumni UGJ.
"Alhamdulillah masa jabatan saya sudah selesai, diharapkan nanti yang akan melanjutkan bisa tetap menjaga silaturahmi para alumni," ungkap Mahyudin.
Ditempat yang sama, Rektor UGJ, Prof Dr Achmad Faqih memberikan pesan kepada para alumni untuk menjadikan persatuan sebagai kekuatan utama alumni.
Para alumni juga diminta untuk bermusyawarah secara dewasa demi kepentingan bersama, dengan tetap menjaga nama baik almamater.
"Bangun jejaring alumni yang kuat dan produktif, karena alumni kita tersebar di berbagai sektor. Alumni harus ikut menyiapkan UGJ bisa menyambut dunia kerja, yang juga penting, bangun database alumni yang terintegrasi," kata Achmad Faqih. (sep)