RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Data jalan, irigasi, dan tata ruang Kabupaten Cirebon akan diintegrasikan melalui sistem informasi berbasis peta.
Inovasi itu, bernama SATRIA (Satu Peta Infrastruktur dalam Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah) ini dikembangkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon.
Sistem tersebut disosialisasikan Senin (26/10). Tujuannya, memperkuat perencanaan pembangunan agar lebih terarah dan berbasis data.
Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto SSTP MSi, mengatakan selama ini data infrastruktur dan tata ruang masih tersebar di berbagai sumber.
Kondisi itu membutuhkan integrasi agar informasi yang tersedia bisa dimanfaatkan secara lebih terpadu.
“Melalui SATRIA, DPUTR Kabupaten Cirebon berupaya membangun sistem informasi geospasial yang dapat menjadi salah satu dasar dalam menyusun perencanaan dan menentukan arah kebijakan pembangunan,” katanya.
Melalui sistem ini, data jaringan jalan dapat dipadukan dengan informasi wilayah dan pola pemanfaatan ruang. Begitu pula data irigasi yang berkaitan dengan kawasan pertanian dan pengembangan wilayah.
Integrasi tersebut diharapkan membantu pemerintah daerah memetakan kebutuhan infrastruktur. Termasuk menyelaraskan program pembangunan dengan rencana tata ruang.
Kang Sunan--sapaan akrabnya mengatakan SATRIA tidak sekadar menghadirkan peta digital. Kualitas data menjadi faktor penting agar sistem tersebut benar-benar bermanfaat dalam perencanaan pembangunan.
BACA JUGA:Jalan Kabupaten Cirebon Belum Tuntas, DPUTR Hitung Kebutuhan Capai Rp720 Miliar
“Karena itu, pengembangan SATRIA tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga pada tata kelola informasi yang mendukungnya,” katanya.
Pada tahap awal, pengembangan SATRIA difokuskan pada konsolidasi data, penyusunan struktur informasi, serta pembuatan prototipe dasbor geospasial.
Tahapan berikutnya mencakup standardisasi, validasi, dan integrasi data secara bertahap. Proses tersebut diperlukan untuk memastikan data yang digunakan konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Tanpa pembaruan dan validasi, integrasi sistem belum tentu menghasilkan informasi yang akurat," katanya.
DPUTR juga mendorong keterlibatan antarbidang dan perangkat daerah dalam pengembangan SATRIA. Koordinasi diperlukan agar penyediaan, pemutakhiran, dan pemanfaatan data dapat berjalan berkelanjutan.