RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - PT Pertamina (Persero) kembali memperbarui rincian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di seluruh jaringan SPBU Indonesia.
Evaluasi penyesuaian tarif berkala ini mengacu pada formulasi harga patokan minyak mentah dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah.
Bagi para pengendara yang mengandalkan BBM beroktan tinggi untuk menjaga performa mesin harian, memantau daftar harga terbaru menjadi langkah penting sebelum mendatangi stasiun pengisian.
Berdasarkan rilis data resmi Pertamina, penyesuaian harga BBM non-subsidi seperti Pertamax (RON 92), Pertamax Turbo (RON 98), hingga Pertamax Green 95 dipatok bervariasi di tiap pulau.
Perbedaan nilai di beberapa daerah tersebut dipengaruhi oleh besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
BACA JUGA:WhatsApp Resmi Rilis 4 Fitur Baru untuk Obrolan Grup, Dari Pin Pesan Selamanya hingga Status Khusus
Rincian Harga Pertamax (RON 92) per Wilayah
Untuk kawasan dengan tingkat mobilitas kendaraan paling padat, meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT, harga Pertamax dipatok sebesar Rp15.950 per liter. Sementara itu, untuk varian Pertamax di Pertashop area tersebut dibanderol Rp15.850 per liter.
Adapun untuk mayoritas wilayah Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua, harga Pertamax dipasarkan pada angka Rp16.300 per liter (Pertashop Rp16.200 per liter).
Tingkat tarif tertinggi berada di provinsi Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Utara yang menyentuh Rp16.650 per liter.
Khusus kawasan Free Trade Zone (FTZ), Batam mencatatkan tarif Rp15.150 per liter dan Sabang berada di posisi Rp14.950 per liter.
Berikut ringkasan daftar harga Pertamax (RON 92) per 2 November 2026:
- DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur: Rp15.950 / liter
- Bali, NTB, NTT: Rp15.950 / liter
- Aceh, Sumut, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Bangka Belitung, Lampung: Rp16.300 / liter
- Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau: Rp16.650 / liter
- Kalimantan Barat, Kalteng, Kalsel, Kaltim: Rp16.300 / liter
- Kalimantan Utara: Rp16.650 / liter
- Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar: Rp16.300 / liter
- Maluku, Maluku Utara, Papua (seluruh provinsi): Rp16.300 / liter
- FTZ Batam: Rp15.150 / liter
- FTZ Sabang: Rp14.950 / liter
Komparasi dengan BBM Varian Lainnya
Selain Pertamax reguler, Pertamina juga memperbarui jajaran produk beroktan tinggi lainnya. Varian ramah lingkungan Pertamax Green 95 dipasarkan seharga Rp19.150 per liter untuk area DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur.
Bagi konsumen yang membutuhkan performa kompresi mesin lebih tinggi, Pertamax Turbo (RON 98) dipatok Rp19.600 per liter di wilayah Jawa-Bali, serta Rp20.000 hingga Rp20.450 per liter di luar Jawa.
Khusus FTZ Batam dan Sabang, Pertamax Turbo masing-masing dijual seharga Rp18.550 per liter dan Rp20.000 per liter. Seluruh pembaruan informasi harga ini dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi MyPertamina atau laman resmi Pertamina Patra Niaga.(*)