CIREBON - Partai Gerindra di Kota Cirebon melakukan penguatan internal dengan memberikan pendidikan politik (Dikpol) kepada para kader militannya, Sabtu (7/11).
Pada pendidikan politik kali ini, DPC Partai Gerindra membekali para kadernya terkait teori-teori untuk menangkal hoaks dan mempelajari pengaruhnya terhadap opini publik.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, H Eman Sulaeman mengungkapkan bahwa pendidikan politik ini menjadi penting, terlebih bagi para kader partai, karena merekalah yang akan menjadi acuan bagaimana sistem perpolitikan berjalan.
BACA JUGA:Mahasiswa KPI UINSSC Belajar Langsung di Studio TVOne
"Para kader ini harus terus mengupgrade pengetahuan terkait perkembangan dunia politik saat ini. Termasuk soal hoaks dan pengaruhnya terhadap opini publik," ungkap H Eman.
Tak hanya diberikan pendidikan politik, lanjut H Eman, para kader partai di Kota Cirebon juga diminta untuk tetap mengawal semua program strategis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Terlebih saat ini, berbagai program strategis ini tengah banyak dipertanyakan dan bahkan mendapatkan banyak penolakan.
BACA JUGA:Kemenag Kabupaten Cirebon Hadirkan QR-KDR, Urus Izin Madrasah hingga Pesantren Bisa Lewat Online
"Maka saya minta para kader tetap kawal program-program strategis dari Presiden. Tetap ditengah masyarakat, jelaskan seluruh program strategis ini, bahwa semua adalah untuk masyarakat," jelas H Eman.
Dalam forum tersebut, DPC Partai Gerindra Kota Cirebon juga membakar semangat para kader untuk bermimpi mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden dua periode.
"Semua harus bermimpi, dari mimpi itu kita buktikan. Para kader harus tetap bersemangat mengawal beliau untuk bisa menjadi presiden dua periode ke depan," ujar H Eman.
BACA JUGA:DPRD Soroti Legalitas Aset Daerah, Sertifikasi Baru 70 Persen
Senada, Wakil Ketua Bidang OKK DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, Fitrah Malik juga meyakini bahwa program-program strategis nasional ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kalangan di bawah.
Disebutkan Fitrah, beberapa program, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga swasembada pangan, sasaran utamanya adalah untuk meningkatkan harkat dan derajat rakyat Indonesia.
"Semua dijalankan untuk menjaga kedaulatan bangsa. Situasi program strategis nasional yang sedang dijalankan hari ini banyak problem, tetapi bukan berarti ketika ada masalah kemudian programnya yang dihilangkan, tetapi masalahnya yang kita evaluasi dan kita perbaiki," jelas Fitrah.