RAKYATCIREBON.ID - Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon mengirim 10 mahasiswa belajar di luar negeri. Prosesi pelepasan dipimpin Rektor UGJ, Prof Dr H Mukarto Siswoyo MSi, Rabu (15/9). Para wakil rektor dan pimpinan lembaga tampak hadir dalam gelaran tersebut.
Program ini merupakan implementasi kebijakan Kemendikbud Ristek yakni Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). UGJ membangun jejaring dengan sejumlah kampus yakni Tarlac Agricultural University (TAU) Filipina, Rajamanggala University Technology Krungthep (RMUTK) Thailand dan Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia.
UGJ mengadakan Convocation and Welcoming Ceremony Program Transfer Kredit Internasional 2021 yang dihadiri para wakil rektor, dekan, mahasiswa yang dikirimkan ke tiga perguruan tinggi luar negeri, serta dihadiri pula oleh para Rektor dari UiTM, TAU dan RMUTK.
Mukarto menjelaskan, UGJ mendapat kesempatan mengikuti Program Transfer Kredit Internasional 2021 untuk 10 mahasiswa yang dikirimkan ke universitas mitra.
Adapun 10 mahasiswa terbaik yang dikirim menimba ilmu di luar negeri, Fatmawati Puspitasari dari Prodi Pendidikan Ekonomi, Nurul Khoirunnisa prodi Manajemen, Ainun Nisa Firdaus dari Prodi Akuntansi ke UiTM Malaysia, Eka Darmawan Prodi Pendidikan Matematika, Rd Dita Puspita Nadjib dari Prodi Ilmu Hukum.
Kemudian, Muhammad Felix Ardiansyah dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris ke RMUTK Thailand, Niken Larasati dari Prodi Teknik Sipil, I’anah Fitriani dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Silvana Nur Kholipah dari Prodi PGSD, dan Charisatina Maulidiyah dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ke TAU Filipina,\" ujarnya.
Pihaknya merasa terhormat dan bangga karena tahun ini UGJ menerima tiga mahasiswa dari Tarlac Agricultural University yang akan mengikuti perkuliahan di UGJ selama 1 semester di Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Rektor Tarlac Agricultural University Filipina, Dr Max P Guillermo menyampaikan komitmen kemitraan Tarlac Agricultural University pada kolaborasi internasional ini. Menurutnya, mahasiswa memiliki kemampuan dan wawasan pendidikan internasional di wilayah ASEAN dan menyambut baik Program Transfer Kredit Internasional 2021.
“Ini kesempatan yang luar biasa bagi mahasiswa kami untuk belajar di UGJ selama satu semester. Di era new normal ini, menjadi tantangan bagi dunia pendidikan di seluruh dunia dalam menyelenggarakan pendidikan. Kami berharap kalian mengikuti program ini dengan kemampuan yang kalian miliki dan jalankan dengan sebaik-baiknya,\" ujarnya.
Dr Max juga mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa UGJ yang mengikuti Program Transfer kredit Internasional 2021.
Hal senada disampaikan Dr Jirangrug Samarkjarn selaku Dean of International College Rajamanggala University Technology Krungthep Thailand. Menurutnya, dalam situasi masih pandemic, sehingga program transfer Kredit Internasional belum bisa dilaksanakan secara langsung.
“Kami menyambut dan menerima mahasiswa UGJ untuk belajar selama satu semester di UTK International Collage Thailand. Mahasiswa diharapkan dapat mengenal sosial dan budaya yang berbeda. Serta untuk membantu setelah lulus dan memberikan inspirasi kepada mahasiswa. Pada keadaan normal kita bisa belajar short course, credit action dan kolaborasi-kolaborasi lainnya,\" ungkapnya.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada UGJ yang menyelenggarakan Program Transfer Kredit Internasional dengan mengirimkan 3 orang mahasiswanya untuk berkuliah selama 1 semester. \"Dan kami berharap bisa berkooperasi di masa yang akan datang,” jelas dia.
Masih pada kesempatan yang sama, Rektor UiTM Malaysia, Assoc Prof Dr H Zulkifli Mohamed menyampaikan, meskipun berjarak jauh dengan teknologi yang ada, UiTM Malaysia yakin dapat bekerja sama lebih baik lagi dengan UGJ. Ini merupakan program pertama dan berharap akan berlanjut ke depan.
“Terima kasih telah mengirimkan 3 mahasiswa UGJ untuk bergabung bersama kami. Dan kami yakin mahasiswa-mahasiswa itu akan bisa membangun hubungan pertemanan yang baik dengan mahasiswa UiTM dan mendapatkan beberapa wawasan yang baik dari mereka tandasnya. (wan)