CIREBON – Cirebon menjadi lokasi peluncuran program 1 Juta Santri Agroteknopreneur Jawa Barat oleh Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan, PRA Arief Natadiningrat. Program peluncuran dilaksanakan di Masjid Al Hikmah Cirebon, Minggu (27/1). Peluncuran berbarengan dengan Training Mahasiswa dan Santri Agroteknopreneur yang diisi Pendiri Gaido Group, Muhamad Hasan Gaido dan Pimpinan Ponpes YASTI Cisaat Sukabumi, KH Ujang Suja,i. Kegiatan ini diikuti ratusan santri dan mahasiswa. Ketua Pelaksana, Ali Wahyuno mengungkapkan, tujuan kegiatan training ialah mencetak pengusaha agroteknopreneur dari kalangan santri dan pemuda muslim di Jawa Barat. “Tujuan training santri agroteknopreneur Jawa Barat dan juga lounching 1 juta santri agroteknopreneur di antaranya ingin mencetak kalangan santri dan pemuda muslim untuk menggerakan ekonomi keumatan di Jawa Barat dan Indonesia,” ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, kemarin. Ali menambahkan, ada beberapa sektor yang bisa digarap dari agroteknopreneur. Seperti penggarapan usaha di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan. Semua sektor usaha nanti mengaplikasikan teknologi sebagai bagian dari operasional. “Even ini diharapkan bisa ada tindak lanjut di beberapa sektor terutama sektor agro pertanian kemudian sektor penerapan teknologi untuk pertanian, perkebunan dan perikanan dan kelautan,” katanya. Yang tak kalah seksi, kata Ali, ialah sektor pariwisata halal. Menurutnya, sektor ini sangat potensial lantaran banyaknya destinasi wisata religius di Indonesia, terutama di Jawa Barat. “Akan menggarap pariwisata syariaah yang menjadi primadona dan sumber devisa terbesar. Era migas sudah lewat sekarang eranya pariwisata dan pariwisata religius menjadi pilihan dan menjadi primadonan Indonesia karena punya berbagai keunggulan,” kata dia. Sementara itu, Pendiri Gaido Group sekaligus Presiden Indonesia – Saudi Arabia Business Council, Muhamad Hasan Gaido mengungkapkan, santri sangat berpotensi di bidang usaha. Pendidikan di pesantren yang mengajarkan gaya hidup sederhana. “Karena pengusaha muslim itu menggabungkan usaha dan doa. Menggabungkan usaha langit dan usaha bumi,” kata dia. Di samping itu, santri pengusaha juga sangat dekat dengan gaya hidup syariah. Hasan melanjutkan, ekonomi syariah bakal menjadi tren ekonomi di Indonesia. Mengingat, kata dia, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pendudukan terbanyak keempat di dunia. Sedangkan, populasi terbanyak ialah penduduk muslim. “Prinsip usaha syariah itu dengan modal secukupnya untuk mendapatkan hasil sewajarnya. Tujuannya ialah mewujudkan masa depan yang lebih baik berdasarkan perintah Alla dengan contoh rasulullah dan para sahabatnya,” tegas dia. (wan)
Santri Penggerak Ekonomi Umat
Senin 28-01-2019,19:46 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,20:53 WIB
Baru Dilepas, Kontingen Kota Cirebon Sudah Dapat Emas
Rabu 04-11-2026,09:36 WIB
Anggaran SKTM Cuma Rp2 Miliar
Rabu 04-11-2026,08:54 WIB
Prediksi Pertandingan Real Madrid vs AEK Athens: Ujian Berat di Athena
Rabu 04-11-2026,09:13 WIB
Misi Penyelamatan Pasar Tradisional Cirebon, Perang Lawan Rentenir dan Senjakala 3.500 Pedagang
Rabu 04-11-2026,11:26 WIB
Hasil Pertandingan Manchester United vs As Roma : MU Comeback Skor 3-2
Terkini
Rabu 04-11-2026,18:03 WIB
Longrich Raih Penghargaan Terbaik PMA 2026, Serap 28 Ribu Pekerja
Rabu 04-11-2026,17:13 WIB
Dirut Baru Tirta Jati Pasang Target Besar, 50 Ribu Pelanggan Jadi Bidikan!
Rabu 04-11-2026,16:41 WIB
Bupati Imron Tantang BUMD Tingkatkan PAD, Tirta Jati Bidik 50 Ribu Pelanggan
Rabu 04-11-2026,16:03 WIB
Baru Dilantik, Wachidah Silfiyanti Langsung Tancap Gas! Cherbon Nagari Bidik Peluang Bisnis
Rabu 04-11-2026,14:29 WIB