CIREBON – Merasa didiskriminasi sejumlah kader inti Partai Keadilan Sejahterah (PKS) Kabupaten Cirebon memilih tidak maju pada pemilihan legislatif tahun 2019. Salah saorang pengurus DPD PKS, Tarsadi mengungkapkan alasannya memilih mundur dari bursa pencalonan disebabkan oleh sikap DPP PKS yang terkesan diskriminatif. “Awalnya saya dicalonkan oleh PKS menjadi bacaleg, kemudian dalam perjalanannya partai menerbitkan aturan. Bahwa kader inti harus menandatangani surat pernyataan bersedia mengundurkan diri tapi tanggalnya dikosongkan,” tutur Tarsadi pada Rakcer, Minggu (5/8). Dan itu khusus untuk kader inti, sedangkan kader pendukung tidak berlaku surat seperti itu. Sedangkan pilihannya jika tidak menandatangani surat pernyataan itu, maka kader itu tidak diikutsertakan pada pileg nanti. “Alasannya sebagai syarat pemberkasan untuk bacaleg, tapi kenapa kader pendukung tidak kan aneh. Akhirnya menimbulkan kecurigaan, dari pada kami terus-terusan curiga akhirnya memilih tidak melanjutkan pencalegan,” tegasnya. Padahal, lanjut pria yang menduduki bidang hukum di DPD PKS ini, secara jenjang pengkaderan lebih tinggi kader inti dibandingkan pendukung. “Ini bahasa di jenjang pengkaderan kami, pertama itu kan disebut kader pemula (pendukung, red). Setelah melalui proses pengkaderan minimal selama lima tahun, kemudian baru masuk ke kader inti,” jelasnya. Tarsadi mengaku, munculnya keputusan itu disebabkan konflik internal PKS yang sudah ada sejak tahun 2015 silam. “Ini kan sebetulnya karena persoalan diatas (DPP, red) yang akhirnya berimbas juga ke daerah. Ibaratnya kalau genteng bocor pasti kan rembes juga ke bawah,” sambungnya. Saat disinggung mengenai persoalan internal apa yang tengah dihadapi PKS, Tarsadi mengaku tidak tahu banyak, namun bisa jadi dilatarbelakangi ketidakharmonisan antara Presiden PKS, Sohibul Iman dan Sekjennya Anis Mata.
Kader Inti PKS Merasa Didiskriminasi
Senin 06-08-2018,02:20 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,01:17 WIB
Samsung hingga Oppo! 4 Rekomendasi Hp Baru Kisaran Harga di Bawah Rp 5 Juta, Ada Chipset Snapdragon 8s Gen 3
Kamis 12-03-2026,14:46 WIB
Prediksi Harga Emas Antam Akhir Maret 2026: Saatnya Beli atau Jual?
Kamis 12-03-2026,11:30 WIB
Klasemen Liga 1 Terbaru Bhayangkara FC Raih Lima Kemenangan Beruntun, Persib Kokoh Di Puncak
Kamis 12-03-2026,13:30 WIB
Hasil UCL: Real Madrid vs Man City Valverde Hattrick 3-0
Terkini
Kamis 12-03-2026,23:55 WIB
Kapan Cuti Bersama dan Libur Lebaran Tahun 2026? Berikut Informasi Berdasarkan Surat Keputusan Bersama
Kamis 12-03-2026,22:13 WIB
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Keterbukaan Informasi, Gelar Review Pengisian Eviden Website PPID
Kamis 12-03-2026,22:05 WIB
Gen Z Hadapi Tantangan Masa Depan, Rektor UIN Siber Cirebon Ajak Lirik PTKIN
Kamis 12-03-2026,20:58 WIB
5 Hal yang Harus Disiapkan Sebelum Batas Lapor SPT Tahunan Berakhir
Kamis 12-03-2026,19:48 WIB