CIREBON – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Cirebon nomor urut dua, Drs Nashrudin Azis SH dan Dra Hj Eti Herawati (Pasti) diprediksi akan unggul secara dominan dalam Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Cirebon pada Rabu lusa. Tingkat popularitas dan elektabilitas Pasti unggul jauh dibanding kompetitornya. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Konsultindo Research & Consulting, Dr Agus Aribowo MM CIMP dalam sebuah forum dikusi mahasiswa dengan tema “Pilkada Kota Cirebon; Membelah atau Membangun?” yang digelar Sabtu (23/6) malam, di sebuah kedai kopi di Jalan Perjuangan Kota Cirebon. “Peluangnya ada di Pasti. Karena hampir dipastikan, semua inkamben memiliki kelebihan dibanding kandidat lainnya. Inkamben memiliki instrumen atau jaringan yang sudah berjalan sebelum pilkada. Misalnya, ketika dia menjabat, dia bisa ngobrol atau komunikasi dengan banyak pihak,” ungkap Ari. Menurutnya, Azis yang berstatus satu-satunya calon inkamben, lebih menguntungkan dalam konteks pergerakan politik. Oleh karenanya, tingkat popularitas Azis dipastikan tertinggi disbanding peserta pilwalkot lainnya. “Popularitas hampir dipastikan semua inkamben di Indonesia lebih tinggi dibanding penantangnya. Meskipun untuk aspek kesukaan dan keterpilihan relatif,” katanya. Namun, Ari menyebutkan, inkamben di Kota Cirebon unggul di semua aspek, baik keterkenalan, kesukaan maupun keterpilihan. Berdasarkan hasil survei Parameter, Azis dan Eti unggul secara dominan dan meyakinkan. “Di Kota Cirebon linear. Popularutasnya bagus, disukainya bagus, tingkat keterpilihannya juga bagus. Duet Pasti berada di posisi dominan, di semua kecamatan. Bahwa ada satu atau dua kelurahan (yang tidak dominan) itu mungkin,” tuturnya. Ari lantas membeberkan, berdasarkan hasil survei pihaknya, pasangan Azis-Eti memiliki tingkat popularitas 64,5 persen atau unggul jauh dari kompetitornya, pasangan H Bamunas S Boediman dan Effendi Edo (Oke) yang hanya sebesar 35,5 persen.
Parameter: Azis-Eti Menang Dominan
Senin 25-06-2018,06:58 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 08-09-2026,08:31 WIB
Mengenang Letusan Krakatau 1883, Picu Tsunami Dahsyat hingga Mengubah Iklim Dunia
Selasa 08-09-2026,09:23 WIB
Keluarga Pekerja Migran Rentan Retak, DPPKBP3A Soroti 4 Titik Rawan
Selasa 08-09-2026,08:26 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Ini Daftar Wilayah Radius Bahaya yang Wajib Dihindari
Selasa 08-09-2026,14:22 WIB
Kursi Kabag Hukum Kosong di Tengah Persoalan Hukum, Pemkot Cirebon Ditantang Bergerak Cepat
Terkini
Selasa 08-09-2026,14:22 WIB
Kursi Kabag Hukum Kosong di Tengah Persoalan Hukum, Pemkot Cirebon Ditantang Bergerak Cepat
Selasa 08-09-2026,09:23 WIB
Keluarga Pekerja Migran Rentan Retak, DPPKBP3A Soroti 4 Titik Rawan
Selasa 08-09-2026,08:31 WIB
Mengenang Letusan Krakatau 1883, Picu Tsunami Dahsyat hingga Mengubah Iklim Dunia
Selasa 08-09-2026,08:26 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Ini Daftar Wilayah Radius Bahaya yang Wajib Dihindari
Senin 07-09-2026,14:20 WIB