INDRAMAYU - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0616/Indramayu, Letkol Kav Agung Nur Cahyono mengajak semua pihak untuk bersinergi menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya mencegah potensi gangguan kondusivitas yang ditimbulkan oleh aksi teror. Dikatakan dandim, pihaknya bersama-sama kepolisian yang dalam hal ini Polres Indramayu berupaya untuk bisa lebih mendekatkan dengan masyarakat. Hal ini merupakan bagian dalam rangka sinergitas menjaga kondusivitas hingga ke pelosok. Juga untuk memudahkan dalam penyampaian informasi, dan menindaklanjuti setiap muncul indikasi-indikasi yang dapat menimbulkan gangguan keamanan. \"Kami (kodim, red) bersama kepolisian dan teman-teman di wilayah telah dan terus berupaya untuk bisa lebih dengan masyarakat. Sinergitas itu sangat penting untuk menciptakan kondusivitas,\" jelasnya, Selasa (22/5). Upaya di internal yang dilakukan menurutnya tidak berbeda dengan kepolisian. Diantaranya memperketat instalasi-instalasi militer yang ada, termasuk di wilayah-wilayah se-Kabupaten Indramayu. \"Upaya ke dalam juga sama dengan kepolisian, melaksanakan pengetatan instalasi militer yang ada di lingkungan Kodim 0616. Dan langkah-langkahnya yang kemarin sudah dilaksanakan bersama-sama dengan polres, yaitu bersinergi menjaga tempat-tempat ibadah yang ada di Indramayu,\" papar dandim. Dengan masih terjaganya kondusivitas di Indramayu sampai saat ini, dandim memastikan pula untuk meningkatkan komunikasi sosial bersama masyarakat. Tidak terkecuali dengan para ulama maupun tokoh-tokoh agama untuk bisa mengajak masyarakat memahami perkembangan situasi. \"Kami mengajak untuk bisa terus menyampaikan berbagai informasi, termasuk pemahaman bahwa teroris itu tidak kaitannya dengan agama. Jangan sampai ada pembenaran bahwa agama Islam itu agama teroris, dan lain sebagainya,\" ujar dia. Untuk itu, dandim mengimbau agar tetap tenang dan waspada dengan bersama-sama menjaga lingkungannya masing-masing. \"Mari menjaga lingkungan secara bersama-sama. TNI tidak bisa sendiri, Polri tidak bisa sendiri, elemen masyarakat juga tidak bisa sendiri. Keterlibatan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar kondusivitas lebih terjaga. Pers juga harus ikut berpartisipasi,\" pungkasnya. (tar)
Aksi Teror Jangan Sampai Terjadi Lagi
Rabu 23-05-2018,04:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,13:26 WIB
Prabowo Dua Periode Menggema di Dikpol Gerindra
Sabtu 07-11-2026,08:36 WIB
DPRD Soroti Legalitas Aset Daerah, Sertifikasi Baru 70 Persen
Sabtu 07-11-2026,09:16 WIB
Kemenag Kabupaten Cirebon Hadirkan QR-KDR, Urus Izin Madrasah hingga Pesantren Bisa Lewat Online
Sabtu 07-11-2026,13:22 WIB
Mahasiswa KPI UINSSC Belajar Langsung di Studio TVOne
Sabtu 07-11-2026,13:39 WIB
Enam Pesilat Kabupaten Cirebon Tembus Semifinal, Muhamad Said Tantang Peraih Perunggu SEA Games 2025
Terkini
Sabtu 07-11-2026,13:39 WIB
Enam Pesilat Kabupaten Cirebon Tembus Semifinal, Muhamad Said Tantang Peraih Perunggu SEA Games 2025
Sabtu 07-11-2026,13:26 WIB
Prabowo Dua Periode Menggema di Dikpol Gerindra
Sabtu 07-11-2026,13:22 WIB
Mahasiswa KPI UINSSC Belajar Langsung di Studio TVOne
Sabtu 07-11-2026,09:16 WIB
Kemenag Kabupaten Cirebon Hadirkan QR-KDR, Urus Izin Madrasah hingga Pesantren Bisa Lewat Online
Sabtu 07-11-2026,08:36 WIB