MUNDU - Operasi pasar murah yang dilaksanakan oleh Lembaga Perekonomian NU (LPNU), Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon mendapat sambutan positif dari warga Desa Citemu Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon. Bahkan dari 100 paket yang disediakan habis dalam waktu cukup singkat. Menurut Ketua LPNU H Surahman SE, pelaksanaan pasar murah telah menjadi agenda rutin setiap tahun. “Ini kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap bulan Ramadan. Tahun ini menyediakan untuk 16 titik yang tersebar di Kabupaten Cirebon yang waktu pelaksanaannya akan terus bergilir selama di bulan Ramadan, ini yang pertama di Desa Citemu,” kata dia ditemui Rakcer, Minggu (20/5). Dalam pelaksanaan pasar murah tersebut, pihaknya menyediakan 9 komoditas bahan pokok, yang terdiri dari berbagai kebutuhan pokok. “Dari 9 komoditas itu terdiri dari 100 paket. Jadi totalnya 900 bungkus,” ungkapnya. Ada perbedaan antara harga komoditas bahan pokok antara di pasar umum, dengan pasar murah yang diselenggarakan oleh LPNU PCNU Kabupaten Cirebon. Adapun perbedaannya, kata dia terdapat dari segi harga per kilogram yang rentangnya cukup jauh.
Operasi Pasar Murah Minimalisir Spekulan
Senin 21-05-2018,18:18 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,19:23 WIB
Dorong ASN Kendalikan Cicilan, Kepala BKPSDM Diapresiasi OJK
Rabu 04-11-2026,09:36 WIB
Anggaran SKTM Cuma Rp2 Miliar
Rabu 04-11-2026,08:54 WIB
Prediksi Pertandingan Real Madrid vs AEK Athens: Ujian Berat di Athena
Rabu 04-11-2026,09:13 WIB
Misi Penyelamatan Pasar Tradisional Cirebon, Perang Lawan Rentenir dan Senjakala 3.500 Pedagang
Rabu 04-11-2026,11:26 WIB
Hasil Pertandingan Manchester United vs As Roma : MU Comeback Skor 3-2
Terkini
Rabu 04-11-2026,20:29 WIB
Riyan Deli Ananda Sumbang Emas Perdana untuk Kabupaten Cirebon di Porprov XV Jabar 2026
Rabu 04-11-2026,19:23 WIB
Dorong ASN Kendalikan Cicilan, Kepala BKPSDM Diapresiasi OJK
Rabu 04-11-2026,19:13 WIB
Dishub Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Dini
Rabu 04-11-2026,18:03 WIB
Longrich Raih Penghargaan Terbaik PMA 2026, Serap 28 Ribu Pekerja
Rabu 04-11-2026,17:13 WIB