GEGESIK-Bangunan bekas sarang walet di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, yang ambruk menimpa sanggar seni dan menewaskan 7 orang (bukan delapan orang, seperti yang diberitakan kemarin), sudah berusia 50 tahun. Demikian disampaikan oleh anak dari pemilik bangunan bekas sarang walet, Koko Dinata, Selasa (17/4). Diceritakan Koko, tidak diketahui secara jelas sejak kapan bangunan itu didirikan. Sebab pada saat pemilik, Cokro Pitandi membeli tanah itu sudah ada bangunan sarang walet. “Kurang lebih sudah 50 tahunan dan itu sejak 5-7 tahun lalu sudah tidak aktif. Karena tidak ada burung waletnya,” kata Dinata pada awak media. Dinata mengaku tidak melakukan perawatan terhadap bangunan tua ini. Pria yang saat ini tinggal di Jakarta ini hanya sesekali nengok saja. Dulu di depan bangunan itu ada rumah yang ditinggali keluarganya, namun kemudian ditinggalkan.
Pemilik Gedung akan Beri Kompensasi
Rabu 18-04-2018,09:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 21-06-2026,15:12 WIB
Kota Cirebon Pimpin Klasemen Porsenitas dengan Borong Empat Medali di Lari 10K
Minggu 21-06-2026,19:12 WIB
Sidak ke TPS Talun, Ketua DPRD Dorong Solusi Jangka Panjang Persoalan Sampah
Minggu 21-06-2026,15:05 WIB
Progres Penataan Sungai Sukalila Sentuh 30 Persen, Walikota Cirebon Effendi Edo Turun Langsung ke Lokasi
Minggu 21-06-2026,15:56 WIB
Omega Hotel Management Luncurkan Rasa & Co di Cordela Hotel Cirebon
Senin 22-06-2026,06:19 WIB
Senin Pendaftaran PNS Berprestasi Ditutup, BKPSDM Cirebon Ajak Seluruh ASN Ikut Seleksi
Terkini
Senin 22-06-2026,11:49 WIB
Persimpangan Kalijaga dan Pertigaan Untag Bakal Dipasangi APILL
Senin 22-06-2026,11:46 WIB
Retribusi Jasa Perikanan Moncer, Sudah Masuk 43 Persen
Senin 22-06-2026,11:44 WIB
Pemkot Cirebon Usulkan 161 Formasi ASN untuk 2026
Senin 22-06-2026,06:19 WIB
Senin Pendaftaran PNS Berprestasi Ditutup, BKPSDM Cirebon Ajak Seluruh ASN Ikut Seleksi
Minggu 21-06-2026,19:12 WIB