GEGESIK-Bangunan bekas sarang walet di Desa Gegesik Wetan, Kecamatan Gegesik, yang ambruk menimpa sanggar seni dan menewaskan 7 orang (bukan delapan orang, seperti yang diberitakan kemarin), sudah berusia 50 tahun. Demikian disampaikan oleh anak dari pemilik bangunan bekas sarang walet, Koko Dinata, Selasa (17/4). Diceritakan Koko, tidak diketahui secara jelas sejak kapan bangunan itu didirikan. Sebab pada saat pemilik, Cokro Pitandi membeli tanah itu sudah ada bangunan sarang walet. “Kurang lebih sudah 50 tahunan dan itu sejak 5-7 tahun lalu sudah tidak aktif. Karena tidak ada burung waletnya,” kata Dinata pada awak media. Dinata mengaku tidak melakukan perawatan terhadap bangunan tua ini. Pria yang saat ini tinggal di Jakarta ini hanya sesekali nengok saja. Dulu di depan bangunan itu ada rumah yang ditinggali keluarganya, namun kemudian ditinggalkan.
Pemilik Gedung akan Beri Kompensasi
Rabu 18-04-2018,09:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 07-04-2026,18:43 WIB
Poco X8 Pro vs Samsung Galaxy A55: Adu Performa Gaming dan Kamera
Selasa 07-04-2026,18:37 WIB
Update Tanggal Rilis Poco X8 Pro di Indonesia: Siapkan Budget dari Sekarang!
Selasa 07-04-2026,18:08 WIB
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra: Layar 144Hz dan RAM Hingga 20GB
Selasa 07-04-2026,18:38 WIB
11 Titik Kantor Dinas di Kota Cirebon Dipasang Fasilitas SPKLU
Selasa 07-04-2026,18:40 WIB
12 Pustu Mengkhawatirkan, 4 Pustu Sudah Lama Tutup Pelayanan
Terkini
Rabu 08-04-2026,17:18 WIB
Berapa Gaji Astronaut Artemis 2? Mengintip Kehidupan Penjelajah NASA
Rabu 08-04-2026,17:12 WIB
Spesifikasi Huawei Watch GT Runner: Smartwatch Ringan dengan Akurasi GPS Kelas Atlet
Rabu 08-04-2026,16:50 WIB
Hasil Piala AFF Futsal 2026: Menang Tipis 1-0 atas Malaysia, Indonesia Pastikan Tiket Semifinal
Rabu 08-04-2026,16:27 WIB
DPMPTSP Kota Cirebon Ingatkan Para Investor Susun LKPM
Rabu 08-04-2026,16:13 WIB