KUNINGAN-Ratusan warga Desa Nanggela, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan antusias menyambut Calon Bupati Kuningan Nomor Urut 3, Acep Purnama. Di desa perbatasan antara Kuningan dan Cirebon ini, Acep Purnama disambut dengan kesenian Genjring. Yaitu jenis kesenian yang tumbuh dan berkembang di wilayah Kuningan, Cirebon dan Indramayu. Alat musik utama yang dipergunakan adalah bedug dan genjring, atau rebana. Saat berhenti di halaman Balai Desa Nanggela, rombongan Acep Purnama langsung diperdengarkan lagu-lagu bermusik genjring dari warga. Acep Purnama pun, disambut oleh tokoh pemuda Desa Nanggela yang juga Ketua Karang Taruna, Udin. Saking asyiknya, Acep Purnama larut dengan warga yang sedang bermain genjring. Bahkan calon bupati dengan Visi Kuningan Maju ini ikut bermain genjring bersama warga. Acep Purnama pun diarak oleh warga, berjalan sekitar 300 m menuju dusun wage, tempat disediakannya sosialisasi Paslon no urut 3 ini. Sambil bermain genjring, Acep Purnama menyapa warga yang dilalui rombongan. Warga Nanggela tampak begitu kagum. Mereka tidak menyangka bupati yang sedang cuti ini begitu piawai bermain genjring. \"Itu Pak Acep yang pegang Genjring, hebat pa, hebat,\" teriak Saniah (48), salah satu warga yang dilewati warga. Acep Purnama hanya terlihat tersenyum sambil terus berjalan dan bermain genjring. Sambil berjalan, Acep ngobrol santai dengan warga dan para pemain genjring yang berjalan bersamanya. \"Saatnya perbatasan utara Kuningan ini kita percantik dengan pembangunan, biar tidak kalah dengan kabupaten tetangga. Sebagai desa yang terletak di wilayah perbatasan, Desa Nanggela memiliki peranan penting bagi Kabupaten Kuningan,\" ungkap Acep. Menurut Acep, Desa Nanggela adalah gambaran tentang Kuningan yang pertama terlihat oleh orang-orang yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya dari jalur Sumber-Mandirancan sebagai jalan provinsi yang selalu padat sebagai jalur transportasi dan wisata. Sampai di lokasi, Acep tidak kalah takjub. Di Dusun Wage, sudah menunggu sang cabup, ratusan warga yang terdiri dari bapak, iibu dan pemuda. \"Selamat datang di desa kami, pak. Silahkan duduk,\" Wa Sapei salah satu tokoh masyarakat menyambut Acep Purnama. \"Saya ngomong pake bahasa Jawa, Sunda atau Indonesia nih?\" tanya Acep Purnama. \"Bebas pak,\" teriak warga yang hadir. Acep pun selanjutnya melakukan sosialisasi dan permohonan dukungan kepada warga Nanggela yang hadir.(ale)
Acep Diarak Warga Desa Nanggela
Senin 16-04-2018,09:00 WIB
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 24-09-2026,20:21 WIB
7 Rekomendasi Kamera untuk Traveling Terbaik 2026: Ringkas, Canggih, dan Hasil Estetik
Kamis 24-09-2026,17:40 WIB
Ketika Papan Tulis Bertemu Kecerdasan Buatan, Sentuhan AI dan Semangat Pengabdian Guru di Era Digital
Kamis 24-09-2026,18:01 WIB
Spesifikasi HP Googlebook 14: Layar 3K OLED 120Hz dan Baterai Tahan hingga 19 Jam
Kamis 24-09-2026,17:55 WIB
Spesifikasi Dell XPS Googlebook: Laptop AI Super Tipis Berbasis Snapdragon X Elite
Kamis 24-09-2026,20:31 WIB
Panduan Memilih Kamera Traveling 2026: Pilih Mirrorless, Pocket, atau Action Cam?
Terkini
Jumat 25-09-2026,10:28 WIB
Promo Alfamart Susu Anak 16-30 September 2026: Susu Vidoran Rp10.900 & SGM Rp37.600!
Jumat 25-09-2026,10:27 WIB
Promo Alfamart Gantung Terbaru 25–30 September 2026: Minyak Goreng 2L Mulai Rp36.700 & Sosis Rp7.500!
Jumat 25-09-2026,09:08 WIB
Avengers: Endgame Encore Bawa Footage Baru yang Menyambung ke Phase 6 MCU
Jumat 25-09-2026,08:38 WIB
Dari Keramba Hingga QRIS: Transformasi Desa Jagara Jadi Desa Wisata Terbaik dan Mandiri
Jumat 25-09-2026,07:43 WIB