Siap Bersaing dengan Calon Petahana
CIREBON – Daya tarik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menjadi primadona bagi calon yang ingin bertarung di pemilihan kepala daerah. Termasuk di Kabupaten Cirebon, predikat partai penguasa nampaknya membuat PDIP masih menjadi poros kekuatan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Cirebon tahun 2018 mendatang.
Seperti diketahui, saat ini PDIP menjadi partai penguasa setelah meraih kursi terbanyak di DPRD dan juga mengantarkan bupati dan wakil bupati Cirebon periode 2013-2018. Dengan kekuatan yang ada, tidak mustahil saat pembukaan pendaftaran calon bupati dari PDIP, akan diserbu oleh tokoh-tokoh kabupaten yang berniat menjadi orang diusung dalam pilbup nantinya.
Setelah Bupati Cirebon, DR H Sunjaya Purwadisastra Drs MM MSi yang dengan tegas akan kembali maju melalui PDIP, muncul kabar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, DR Iis Krisnandar SHCn yang akan ikut mendaftar dari PDIP.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Rakcer, nama Iis tidaklah asing di internal PDIP. Walaupun birokrat, Iis dikenal sebagai salah satu pendukung PDIP dalam setiap ajang pemilihan.
Iis juga banyak disebut akan mencalonkan diri menjadi bupati Cirebon periode selanjutnya. Dengan segala kelebihan yang dimiliki, nampaknya masyarakat berharap Iis dapat mencalonkan diri dan bertarung pada pilbup 2018.
Saat ditemui sejumlah wartawan, Iis menyebutkan dirinya sedang bersiap diri untuk pendaftaran yang akan dibuka pada 20 Mei mendatang. Iis mengaku sudah mendapatkan izin dari Bupati sebagai atasannya, dan sudah mempersilakan dirinya untuk maju.
Mendapat izin dari bupati sekaligus dorongan rekan-rekannya, Iis pun mengatakan tidak tertarik untuk mendaftarkan diri di partai lain selain PDIP.
“Yang memungkinkan hanya PDIP, meskipun Golkar sudah membuka pendaftaran pun saya sepertinya tidak akan mendaftar. PDIP akan buka pendaftaran pada 20 Mei, tapi saya belum mendapatkan hari yang baik untuk mengambil formulir juga mendaftar,” kata Iis, Senin (8/5).
Iis menambahkan, keinginannya untuk turut mengikuti ajang pilbup Cirebon murni bukan keinginan sendiri. Melainkan dukungan dari rekan-rekannya agar bisa mewujudkan perubahan di Kabupaten Cirebon.
“Saya tidak akan tutupi kalau saya memang akan mendaftarkan diri, kan birokrat atau Aparatur Sipil Negara juga punya hak yang sama untuk mendaftarkan diri dan turut serta dalam ajang pilkada. Yang penting itu saya sudah dapat izin dari pimpinan dalam hal ini bupati,” katanya.
Menurutnya, dirinya akan menuruti apa kata DPP PDIP apakah dirinya akan ditempatkan di posisi bupati atau wakil bupati sekalipun.
“Atau bahkan saya tidak akan mendapatkan rekomendasi ya saya nurut, dapat rekomendasi syukur ya tidak dapat juga tidak apa-apa,” ungkapnya.
Soal petahana Bupati Sunjaya yang akan turut mendaftarkan diri di PDIP, menurut Iis, tidak menjadi masalah baginya.
“Saya harus optimistis, tidak masalah bagi saya jika pak bupati juga akan turut mendaftar. Tinggal bagaimana bersaing dengan sehat, kalaupun saya tidak dapat rekomendasi kan saya masih menjadi ASN, jangan diambil pusing,” ungkapnya.
Bupati sendiri yang ditemui Rakcer mengungkapkan dirinya akan segera mendaftarkan diri apabila pembukaan sudah dimulai. Walaupun, bupati mengaku saat ini masih focus dalam pekerjaannya sebagai pelayan masyarakat.
“Nanti kalau saya mau daftar pasti diberitahu. Sekarang jalani tugas dulu sebagai bupati dan pelayan masyarakat,” singkatnya.(yog)