CIREBON – Setalah sukses mengembangkan bisnis durian di Cirebon, kini kedai Durian 911 akan mengepakan sayap otletnya di Jakarta. Pengembangan tersebut tidak lepas dari besarnya peluang bisnis olahan durian.
Owner Durian 911, Khaerul Rizal mengatakan, penikmat durian umumnya menyukai olahan durian. Pasalnya, olahan durian memberikan pilihan bagi penikmatnya untuk menikmati durian sesuai selera.
“Ekspansi ke Jakarta itu sebagai check point saja. Kami buat transit ke Cirebon di Jakarta akan dibuat lebih besar dari Cirebon. Serta ada penambahan menu dan inovasi yang lebih menarik,” ungkap Rizal kepada Rakyat Cirebon, kemarin.
Ia menuturkan, penambahan menu olahan durian yang digagasnya kini sudah lebih dari 20 menu. Agar menarik konsumen lebih banyak, akan terus melakukan pengembangan menu.
Meningat, kata dia, besarnya pasar durian membuat bisnis olahan durian punya peluang besar. Dari bisnisnya di Cirebon saja, Rizal sudah mampu mengembangkan sayap di daerah lainnya. Bahkan, tiap bulan omset bisnis olaha durian selalu meningkat.
“Kalau permintaan sih sebenarnya lumayan besar. Karena untuk penyuka durian itu ada dua kategori, suka-suka banget, kalau tidak suka-suka banget,” katanya.
Menariknya, olahan durian yang dikembangkannya dibuat berdasarkan selera pelanggan. Misalnya, dari sekian banyak olahan, Rizal mencantumkan kadar durian yang dipakai sebagai bahan olahan.
“Kadarnya mulai 10 hingga 100 persen. Jadi, pelanggan bisa memilih menu mana yang sesuai duriannya. Kan ada yang karena sakit misalnya tidak boleh makan durian terlalu banyak,” ulasnya.
Saat ini, kata Rizal, olahan durian yang paling diminati masih pada durian asli yang dikemas dalam cup.
Sementara untuk olahan, banyak pelanggannya yang menjadikan sop durian sebagai pelepas dahaga. “Kami akan terus kembangkan menu-menu yang banyak diminati dulu,” pungkasnya. (wan/mgg)
Owner Durian 911, Khaerul Rizal mengatakan, penikmat durian umumnya menyukai olahan durian. Pasalnya, olahan durian memberikan pilihan bagi penikmatnya untuk menikmati durian sesuai selera.
“Ekspansi ke Jakarta itu sebagai check point saja. Kami buat transit ke Cirebon di Jakarta akan dibuat lebih besar dari Cirebon. Serta ada penambahan menu dan inovasi yang lebih menarik,” ungkap Rizal kepada Rakyat Cirebon, kemarin.
Ia menuturkan, penambahan menu olahan durian yang digagasnya kini sudah lebih dari 20 menu. Agar menarik konsumen lebih banyak, akan terus melakukan pengembangan menu.
Meningat, kata dia, besarnya pasar durian membuat bisnis olahan durian punya peluang besar. Dari bisnisnya di Cirebon saja, Rizal sudah mampu mengembangkan sayap di daerah lainnya. Bahkan, tiap bulan omset bisnis olaha durian selalu meningkat.
“Kalau permintaan sih sebenarnya lumayan besar. Karena untuk penyuka durian itu ada dua kategori, suka-suka banget, kalau tidak suka-suka banget,” katanya.
Menariknya, olahan durian yang dikembangkannya dibuat berdasarkan selera pelanggan. Misalnya, dari sekian banyak olahan, Rizal mencantumkan kadar durian yang dipakai sebagai bahan olahan.
“Kadarnya mulai 10 hingga 100 persen. Jadi, pelanggan bisa memilih menu mana yang sesuai duriannya. Kan ada yang karena sakit misalnya tidak boleh makan durian terlalu banyak,” ulasnya.
Saat ini, kata Rizal, olahan durian yang paling diminati masih pada durian asli yang dikemas dalam cup.
Sementara untuk olahan, banyak pelanggannya yang menjadikan sop durian sebagai pelepas dahaga. “Kami akan terus kembangkan menu-menu yang banyak diminati dulu,” pungkasnya. (wan/mgg)