Aplikasi Digipora Dispora Kabupaten Cirebon, Terobosan Dukung Tata Kelola Olahraga Modern

Aplikasi Digipora Dispora Kabupaten Cirebon, Terobosan Dukung Tata Kelola Olahraga Modern

TEROBOSAN. Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kabupaten Cirebon, Sukawi MPd menggelar sosialisasi Digipora sebagai bagian dari RAP PKA Angkatan V tahun 2025 yang diselenggarakan BKPSDM Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat.--

RAKCER.DISWAY, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya memperkuat budaya inovasi di lingkungan birokrasi.

Melalui aplikasi Digitalisasi Piagam Penghargaan Kejuaran Olahraga (Digipora) pada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kabupaten Cirebon, Sukawi MPd merancang terobosan strategis agar inovasi di daerah memiliki dukungan kelembagaan dan pendanaan yang berkelanjutan.

Aplikasi tersebut menjadi bagian dari Rancangan Aksi Perubahan (RAP) dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan V tahun 2025, yang diselenggarakan BKPSDM Kabupaten Cirebon bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA:Dispora Jangan Perkeruh Suasana Tahan Anggaran KONI

“Digipora merupakan salah satu inovasi berbasis elektronik digital, yang diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat olahraga khususnya induk organisasi olahraga, atlet, serta masyarakat dalam menerima pelayanan olahraga yang lebih efektif dan efisien,” terang Sukawi.

Digipora lahir karena selama ini piagam penghargaan olahraga dikelola secara manual, selain itu arsip rawan hilang dan rusak.

Sukawi menilai tidak ada verifikasi keaslian sehingga menurunkan transparansi dan efisiensi pelayanan yang memakan waktu lama.

Belum optimalnya digitalisasi piagam juga mempengaruhi hak dan prestasi atlet.

BACA JUGA:Perkuat Komitmen Pendidikan Non Formal, PKBM Harmoni di Cirebon Diakreditasi BAN-PDM

Menurutnya, sistem Digipora diharapkan layanan piagam penghargaan di Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon menjadi lebih cepat, aman, transparan, dan akuntabel.

Manfaatnya tidak hanya dirasakan secara internal dalam bentuk efisiensi kerja dan kerapihan arsip, tetapi juga secara eksternal, di mana atlet, klub, maupun masyarakat dapat dengan mudah memverifikasi keaslian piagam yang diterima.

Pada akhirnya, digitalisasi piagam penghargaan ini mendukung visi Kabupaten Cirebon dalam mewujudkan tata kelola kepemudaan dan olahraga yang modern serta berbasis teknologi.

Kebijakan ini juga sejalan dengan misi Bupati Cirebon, yakni mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, dan berbasis inovasi.

BACA JUGA:Predikat Kabupaten Layak Anak Kabupaten Cirebon Dipertanyakan

“Untuk internal Dispora, Digipora membuat pengelolaan lebih efisien, arsip aman dan mudah diakses, verifikasi cepat, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas Dispora dalam mendukung prestasi olahraga Kabupaten Cirebon,” ujarnya.

Sementara untuk eksternal, penerima piagam dapat dengan mudah memverifikasi keaslian secara online, arsip digital tetap aman meski piagam cetak hilang, akses informasi kejuaraan lebih transparan, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan Dispora.

Rancangan aksi ini menargetkan dalam jangka pendek akan terbit SK Bupati tentang Digipora, sementara dalam jangka menengah diharapkan inovasi tersebut mulai berjalan dan sistem monitoring digital dapat digunakan untuk mengevaluasi capaian inovasi secara transparan.

“Tujuan akhirnya adalah menjadikan Kabupaten Cirebon naik kelas menjadi daerah Sangat Inovatif dengan nilai Indeks Inovasi Daerah (IID) di atas 58,” jelasnya.

BACA JUGA:Android Paling Bersih: Rekomendasi HP yang Minim Iklan dan Bloatware di Tahun Ini!

Selain memperkuat birokrasi, program ini juga membuka ruang kolaborasi multipihak antara pemerintah, praktisi olahraga, atlet, pelatih, dan masyarakat.

“Inovasi tidak bisa berjalan sendiri. Kita ingin membangun ekosistem yang partisipatif dan berkelanjutan,” tambah Sukawi.

Aplikasi tersebut menurutnya mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai sebagai bentuk nyata komitmen reformasi dan implementasi visi “Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi”.

Dengan adanya Digipora, Kabupaten Cirebon diharapkan menjadi contoh praktik baik penguatan inovasi pemerintahan di tingkat daerah, menjadikan inovasi bukan sekadar jargon, tetapi budaya kerja ASN yang membawa perubahan nyata bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:Lepas Atlet ke Festival Pencak Silat, Kadisporapar: Rumus Bertanding Itu Harus Menang

Sementara Kepala Bidang Olahraga Dispora Kabupaten Cirebon Asep Djamaludin Malik ST mengatakan, bahwa aplikasi tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang menempatkan inovasi sebagai motor utama reformasi birokrasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Semoga arah kebijakan baru ini dapat mendorong birokrasi yang kreatif untuk pembangunan daerah,” ujarnya. *

Sumber: