Puluhan Seniman Gelar Pameran Lukisan di Ruang Kreasi Kabupaten Cirebon

Puluhan Seniman Gelar Pameran Lukisan di Ruang Kreasi Kabupaten Cirebon

PAMERAN. Plt Kadisbudpar Kabupaten Cirebon, Amin Mughni melihat lukisan yang dipamerkan dalam event Pameran Lukis 17 Pitulas di Ruang Kreasi Kabupaten Cirebon.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Puluhan seniman rupa se-Ciayumajakuning menggelar Pameran Lukis bertajuk “17 Pitulas” di Ruang Kreasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon.

Pameran ini berlangsung selama lima hari, mulai 4 hingga 8 Februari 2026, dan menjadi wadah kebangkitan seni rupa Cirebon yang selama ini dinilai kurang mendapat ruang.

Perwakilan Paguyuban Pelukis Cirebon sekaligus Ketua Panitia, Guntur Alibasa menjelaskan, dalam pameran tersebut ditampilkan sekitar kurang lebih 40 karya lukis yang berasal dari kurang lebih 20 seniman.

"Untuk karya lukis yang dipamerkan pada kesempatan ini kurang lebih sekitar 40an lah dan seniman-seniman yang tergabung itu sekitar 20 orang, tapi sebenarnya kalau anggota kami sendiri itu 50 lebih, cuman kebetulan ada beberapa yang karyanya diikutkan di pameran lain, jadi tidak bisa ikut di sini," jelasnya.

Tujuan dari adanya pameran lukisan ini, Guntur menambahkan, untuk mengembalikan gairah seni khususnya seni rupa di Kabupaten Cirebon dan sekitarnya.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangkitkan kembali gairah berkesenian, khususnya seni rupa di Kabupaten dan Kota Cirebon serta wilayah sekitarnya. Selama ini seni lukis di Cirebon seperti mati suri, hanya timbul tenggelam,” tambahnya.

Ia berharap, dengan sering digelarnya kegiatan seni seperti pameran lukis, masyarakat akan semakin terbiasa dan lebih dekat dengan seni rupa. Menurutnya, seni harus dimasyarakatkan agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.

“Sebelumnya kami juga menggelar pameran di Pasar Batik. Tujuannya sama, agar seni rupa lebih dekat dengan masyarakat. Kami memang sedikit iri dengan kota-kota seperti Bandung, Yogyakarta, dan Jakarta yang seni rupanya sangat maju karena ditunjang kampus seni. Tapi Cirebon juga tidak kalah, karena di sini banyak seniman hebat,” tambahnya.

Selama pameran berlangsung, berbagai kegiatan pendukung turut digelar, seperti aktivitas komunitas, keterlibatan pelaku UMKM, hingga demo memasak.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Cirebon, Amin Mughni mengapresiasi semangat para seniman yang menginisiasi kegiatan tersebut secara mandiri dan gotong royong.

“Kegiatan ini luar biasa karena tidak menggunakan anggaran APBD maupun APBN. Ini murni dari semangat, keseriusan, dan kerja sama para seniman. Hal ini menjadi spirit bagi kami di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” ujarnya.

Amin Mughni menyatakan, pihaknya membuka ruang kolaborasi yang lebih luas melalui bidang Ekonomi Kreatif dan Promosi agar pengembangan seni budaya tidak hanya berfokus pada nilai artistik, tetapi juga berdampak pada ekonomi dan pariwisata.

“Ke depan kami membuka ruang kolaborasi, khususnya melalui bidang ekonomi kreatif dan promosi, supaya kegiatan seni budaya tidak hanya dilihat dari sisi artistik, tetapi juga memberi nilai ekonomi dan mendukung pariwisata,” katanya.

Ia berharap kegiatan seperti Pameran “17 Pitulas” dapat mempersatukan para seniman Cirebon dan melahirkan agenda seni berskala nasional hingga internasional.

Sumber:

Berita Terkait