Pipa Bocor, 30 Ribu Pelanggan Kota Cirebon Tiga Hari Kedepan Alami Krisis Air Bersih
Direktur Utama PDAM Kota Cirebon, Sofyan Satari, menjelaskan ada 30 ribu pelanggan Kota Cirebon krisis air bersih akibat pipa bocor di dekat reservoir Plangon. FOTO: ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Sekitar 30 ribu pelanggan PDAM Kota Cirebon terdampak kebocoran pipa transmisi utama yang terjadi Rabu malam (4/2) di kawasan Plangon. Pipa ini merupakan jalur vital distribusi air dari mata air Paniis, sumber utama pasokan air bersih bagi warga Kota Cirebon.
Direktur Utama PDAM Kota Cirebon, Sofyan Satari, menjelaskan bahwa hampir seluruh distribusi air terganggu akibat kebocoran pipa utama.
BACA JUGA:Berapa Hari Lagi Puasa 2026? Catat Prediksi Awal Ramadhan Menurut Muhammadiyah dan NU
“Sekitar 30 ribu pelanggan terdampak. Ini pipa utama, jadi ketika bocor, hampir seluruh distribusi ikut terganggu,” ujarnya saat ditemui Rakyat Cirebon disela meninjau lokasi, Kamis (5/2).
Kebocoran terjadi beberapa meter sebelum Reservoir Plangon, sehingga air bersih terbuang sia-sia ke tanah. PDAM mencatat sekitar 78 ribu meter kubik air hilang setiap hari, dengan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah per hari.
Opang, sapaan akrab Sofyan Satari, menyebut beberapa faktor penyebab kebocoran, yaitu tekanan kendaraan berat yang melintas di atas jalur pipa dan pergeseran kontur tanah yang labil. Kombinasi kedua faktor ini membuat pipa tidak mampu menahan beban sehingga bocor.
PDAM menargetkan perbaikan pipa selesai dalam tiga hari. Namun, kebutuhan air bersih warga tidak bisa menunggu hingga perbaikan selesai.
Sebagai langkah darurat, PDAM menyiapkan tiga unit mobil tangki, ditambah dua mobil tangki bantuan dari PDAM Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Indramayu. Masing-masing mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dan akan didistribusikan ke wilayah terdampak.
“Mobil tangki ini akan kami distribusikan ke wilayah yang paling membutuhkan. Kami mohon kesabaran warga selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Opang.
BACA JUGA:Kabel Jaringan Internet Semrawut di Kabupaten Cirebon, Diskominfo Akui Tak Punya Payung Hukum
Kondisi ini diperkirakan menimbulkan darurat air bersih di Kota Cirebon selama beberapa hari ke depan. Warga diminta untuk menghemat penggunaan air dan mengikuti jadwal distribusi dari mobil tangki yang disiapkan PDAM.
Opang berharap kondisi cuaca mendukung agar proses perbaikan berjalan lancar. PDAM berupaya mempercepat perbaikan agar krisis air bersih tidak berkepanjangan dan layanan kepada pelanggan segera normal kembali. (zen)
Sumber: