Diterjang Hujan dan Angin, Rumah Warga di Desa Kerandon Kabupaten Cirebon Tertimpa Pohon
TUMBANG. Pohon Tumbang di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dan menimpa rumah warga.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, menyebabkan sebuah pohon besar tumbang dan menimpa dua rumah warga di Blok Tukjasi RT 03 RW 01, Desa Kerandon, Kamis (26/2) sore.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Kuwu Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Warnawan mengatakan hujan mulai turun sekitar pukul 14.30 WIB dan semakin deras disertai angin kencang hingga pukul 15.30 WIB.
“Hujan campur angin mulai pukul 14.30 WIB dan semakin kencang hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Pohon yang tumbang diduga tidak kuat menahan terpaan angin,” katanya saat dihubungi Rakyat Cirebon, Kamis (26/2).
Menurutnya, pohon yang berada tidak jauh dari permukiman warga roboh dan tumbang ke arah rumah milik Yahya dan Ratna.
“Satu rumah hanya tertimpa ranting dan daun sehingga tidak mengalami kerusakan berarti. Namun satu rumah lainnya tertimpa batang pohon hingga bagian atap dan struktur bangunan mengalami kerusakan,” tambahnya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan dan memastikan seluruh penghuni dalam kondisi selamat.
Saat kejadian, penghuni berada di dalam rumah namun berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
Warnawan juga mengungkapkan, Pemerintah Desa Kerandon langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan membantu proses evakuasi pohon tumbang.
Pihak desa juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga dan berkoordinasi dengan BPBD yang sudah meluncur ke lokasi," ungkapnya.
Kerugian dalam kejadian ini masih dalam pendataan Karena pihak desa dan pihak terkait masih melakukan pembersihan material usai pohon tumbang di wilayah Desa Kerandon.
"Saat ini kerugian masih dalam pendataan dan proses pembersihan masih berlangsung,” pungkasnya. (its)
Sumber: