Bantuan Rumah Ambruk di Desa Kerandon Belum Turun, Pemdes Tetap Upayakan Perbaikan
Saat kejadian pohon tumbang yang menimpa dua rumah warga yang bersampingan.-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pemerintah Desa Kerandon bergerak cepat menangani peristiwa pohon tumbang yang menimpa tiga rumah warga di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, belum lama ini.
Kuwu Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Marnawan menyampaikan, perkembangan penanganan rumah warga yang terdampak pohon tumbang beberapa hari lalu.
“Sekitar pukul 3 sore ada pohon ambruk. Kami langsung melaporkan ke BPBD Kabupaten Cirebon dan pihak terkait,” ujarnya, Senin (2/3).
Meski demikian, pada malam kejadian petugas BPBD Kabupaten Cirebon tidak jadi datang karena warga telah lebih dulu berkumpul dan melakukan gotong royong secara mandiri.
Pemerintah desa, Marnawan mengungkapkan, segera menginstruksikan RT/RW dan masyarakat untuk membantu membersihkan dahan-dahan yang menyangkut di dua rumah terdampak.
“Alhamdulillah warga sangat kompak. Kami juga mendapat bantuan pinjaman mesin pemotong kayu dari Polsek Talun sebanyak dua buah dan ditambah satu mesin milik warga, jadi ada tiga mesin yang digunakan. Sekitar pukul 01.00 dini hari, proses pembersihan sudah selesai,” ungkapnya.
Marnawan bercerita, awalnya dilaporkan dua rumah terdampak langsung oleh pohon tumbang. Namun kemudian diketahui ada satu rumah lain yang juga tertimpa pohon jati berukuran kecil di lokasi berbeda.
"Secara keseluruhan, terdapat tiga rumah yang terdampak, meski dua di antaranya mengalami kerusakan paling signifikan," ucapnya.
Untuk kerusakan, kata Marnawan, satu rumah yang tergolong baru mengalami kerusakan pada bagian atap dengan sekitar 500 genteng pecah. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian teras.
"Kalau perbaikan rumah waktu itu juga kami belum mengusulkan ya ternyata kami lihat tuh yang rusak yang satu rumah genteng kebetulan rumahnya rumah baru jadi baru cuma genteng aja yang pada pecah ada sekitar kurang lebih 500 buah sih. Satu lagunya bagian teras," katanya.
Terkait perbaikan, Marnawan menjelaskan, pemerintah desa Kerandon telah mengusulkan bantuan ke dinas terkait dan berencana mengajukan ke Baznas. Namun hingga saat ini bantuan tersebut belum turun.
“Usulan ke dinas sudah masuk, cuma bantuannya sampai sekarang belum turun. Kami juga berencana mengusulkan ke Baznas,” jelasnya, Senin (2/3).
Sembari menunggu dari dinas terkait dan Baznas, kabar baiknya, ia menuturkan, pemilik lahan tempat pohon tumbang tersebut menyatakan siap bertanggung jawab dan menunjukkan kepedulian serta kesediaan untuk membantu memperbaiki rumah warga yang terdampak.
“Alhamdulillah pemilik lahan yang memiliki pohon tersebut sangat peduli dan siap ikut memperbaiki rumah yang tertimpa,” pungkasnya. (its)
Sumber: