Kesaksian Jamaah Umroh, Tetap Khusyuk Ibadah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Kesaksian Jamaah Umroh, Tetap Khusyuk Ibadah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

SAMBUT. Owner Salam Tour menyambut kepulangan jamaah umroh rombongan pertama yang dipulangkan hari ini, Rabu (4/3). FOTO : SUWANDI/RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Salam Tour, biro perjalanan haji dan umroh asal Cirebon baru saja mendaratkan kepulangan jamaah umroh dari Arab Saudi ke tanah air menggunakan Saudia Air, Rabu (4/3). 

Perjalanan umroh mereka bersamaat dengan meningkatkan eskalasi konflik fi Timur Tengah pasca Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Ibu Kota Iran, Teheran pada Sabtu (28/2) lalu. 

Imbasnya, pangkalan militer AS di Arab Saudi jadi sasaran rudal Iran dalam misi balas dendam atas serangan yang lebih dulu diterima negeri para mullah. 

Namun begitu, para jamaah umroh Salam Tour mengaku tak mengalami kendala berarti dalam menjalani ibadah di tanah suci.  Meski mereka mengikuti perkembangan konflik dari media sosial.

Salah satu jamaah, H Taryono mengaku tetap menjalani rangkaian umroh dengan lancar. Bahkan bisa khusyuk dalam bermunajat. 

"Alhamdulillah ibadahnya lancar. Tidak mengalami kendala dari berangkat sampai pulang lagi," ujarnya.

Sementara itu, Owner Salam Tour, H Dede Muharam Lc mengatakan, pada sesi Ramadan, Salam Tour memberangkatkan 50 jamaah yang terdiri dari dua rombongan keberangkatan.

Rombongan pertama berangkat pada 23 Februari sampai 4 Maret dan rombongan kedua berangkat 10 Maret sampai selepas Idul Fitri 2026. Menurutnya, seluruh rombongan tidak terkendala apapun terkait konflik Timur Tengah.

"Mereka mengikuti dari medsos, tetapi di medsos memghawatirkan walau kenyataanya mereka ibadah di Madinah Mekah tidak sama sekali terganggu," ujar Dede. 

Adapun serangan Iran ke Arab Saudi berada jauh dari Mekkah dan Madinah. Sehingga tidak mengganggu aktivitas jamaah umroh. "Pangkalan militer jauh dr ibu kota Riyad. Mekkah ke riyad sangat sangat jauh sekali," jelasnya..

Dengan jarak hampir 1000 Km dari pusat serangan, suara ledakan pun tak terdengar dari lokasi jamaah umroh. "Sama sekali tdk terdengar. Semoga konflik berakhir dan damai," tutup Dede. (wan)

Sumber: