Wawali Dorong Peran GMI Kota Cirebon Jadi Mitra Strategis Pembangunan Sosial

Wawali Dorong Peran GMI Kota Cirebon Jadi Mitra Strategis Pembangunan Sosial

MITRA. Wawali, Siti Farida Rosmawati Dorong Peran Ormas Perempuan Jadi Mitra Strategis Pembangunan Sosial-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong penguatan peran organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan sosial di daerah. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, saat ditemui Rakyat Cirebon, belum lama ini. 

Dalam keterangannya, Siti Farida menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya terhadap peran Gerakan Muslimat Indonesia (GMI) Kota Cirebon yang dinilai tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga berkontribusi nyata sebagai mitra strategis pemerintah.

“Saya berdiri di sini dengan rasa bangga dan apresiasi yang amat mendalam. GMI Kota Cirebon bukan sekadar organisasi yang berbasis pada kegiatan internal, tetapi telah menjadi mitra strategis pemerintah melalui berbagai inisiasi program nyata,” ujarnya.

Ia mengapresiasi sejumlah program yang telah dijalankan GMI Kota Cirebon, mulai dari majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Menurutnya, berbagai kegiatan tersebut turut menjaga nilai-nilai kemanusiaan tetap hidup di Kota Cirebon.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras ibu-ibu dalam menggerakkan majelis ilmu, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat bawah. Inisiasi-inisiasi inilah yang menjaga denyut nadi kemanusiaan di Kota Cirebon tetap hidup,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks, seperti pergeseran nilai moral di era digital, persoalan kesehatan keluarga, termasuk stunting, serta ketahanan pangan. Dalam hal ini, GMI Kota Cirebon dinilai memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut.

“Saya memandang GMI sebagai benteng ketahanan keluarga. Ketika ibu-ibu di GMI bergerak mengedukasi masyarakat tentang pola asuh yang islami dan kemandirian ekonomi, maka sesungguhnya sedang membangun fondasi masa depan Kota Cirebon,” lanjutnya.

Siti Farida juga menegaskan pentingnya peran aktif para muslimat dalam menjangkau ruang-ruang keluarga yang tidak sepenuhnya bisa disentuh oleh kebijakan formal pemerintah. Ia pun mengajak GMI Kota Cirebon untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

“Mari kita padukan dengan program pemerintah daerah agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan. Saling menguatkan berarti saling mengisi kekurangan satu sama lain demi kemaslahatan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua GMI Kota Cirebon, Ana Histiana Sidik menyampaikan, organisasinya hadir dengan visi besar dalam melindungi keluarga, khususnya perempuan dan anak, melalui penguatan nilai keimanan dan ketahanan sosial.

“Visi kami adalah melindungi keluarga dengan membentengi iman, terutama ibu dan anak-anak dari berbagai tantangan zaman, serta memperjuangkan hak perempuan dan anak sesuai dengan syariat Islam,” jelasnya.

Ia menambahkan, GMI Kota Cirebon juga berkomitmen memperkokoh persatuan perempuan sebagai bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang dilakukan secara konsisten.

“Melalui misi kami, GMI berupaya melaksanakan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat, agar mendapatkan rida Allah SWT,” tambahnya. 

Ana juga mengungkapkan bahwa kepengurusan GMI Kota Cirebon terdiri dari berbagai latar belakang profesi, seperti akademisi, pendidik, ustazah, tokoh politik lintas partai, ASN, hingga aktivis. Keberagaman ini menjadi kekuatan dalam menjalankan program organisasi.

Sumber:

Berita Terkait