Saklar Pompa Air Dibiarkan Rusak, Rumah di Weru Ludes Dilalap Api
PADAMKAN API. Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan sisa kobaran api yang melalap rumah warga di Desa Megu Cilik Kecamatan Weru, Jumat (24/7). FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Saklar pompa air yang sudah lama bermasalah diduga menjadi pemicu kebakaran rumah di Blok Randu Alas, Desa Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jumat 24 Juli 2026.
Ironisnya, pemilik rumah sudah mengetahui gangguan itu. Listrik disebut kerap trip dan mengeluarkan percikan. Namun, kerusakan belum sempat diperbaiki.
Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong. Pemilik, Rahayu, sedang bekerja di sebuah pabrik permen.
Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana, Eno Sujana menjelaskan pihaknya menerima laporan pukul 09.48 WIB. Regu Damkar Weru saat itu sedang menangani kebakaran mobil di Tol Palikanci Km 192.
Kondisi tersebut memaksa Damkar Sektor Sumber bergerak lebih dulu. Petugas tiba pukul 10.00 WIB dan mendapati api sudah menguasai bagian belakang rumah.
"Titik api berada di dapur dan kamar mandi," katanya.
Selang langsung digelar untuk menahan kobaran agar tidak merembet ke rumah warga yang berdempetan. Tak lama setelah itu, Damkar Weru kemudian menyusul.
Bantuan Damkar Palimanan juga diterjunkan karena kawasan permukiman tergolong padat dan membutuhkan tambahan pasokan air.
"Pemadaman melibatkan tiga unit mobil damkar. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 10.10 WIB, lalu dilanjutkan pendinginan hingga pukul 10.36 WIB," ungkapnya.
BACA JUGA:Kebakaran Menggila, Sehari Bisa Lima Kali, Ulah Bakar Sampah Jadi Biang Kerok
Hasil pendataan menunjukkan api diduga berasal dari korsleting saklar mesin pompa air di atas sumur. Percikan membakar mesin pompa, kayu lapuk, ember, lalu menjalar ke dapur.
Sejumlah barang tak sempat diselamatkan. Lemari kayu, pakaian, sepeda ontel, rangka sepeda motor, mesin pompa air, hingga peralatan dapur hangus terbakar.
Rumah milik Jamari yang berdempetan dengan lokasi juga ikut terdampak. Sebagian atap dan tembok mengalami kerusakan akibat panas api.
Luas bangunan yang terbakar sekitar 30 meter persegi. Sekitar 130 meter persegi lainnya berhasil diselamatkan petugas. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Sumber: