Anton Octavianto Drop Air Bersih ke Argasunya

Anton Octavianto Drop Air Bersih ke Argasunya

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon, Anton Octavianto mengirim dropping air bersih ke berberapa titik di wilayah Argasunya. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Musim kemarau masih berlangsung, sejumlah wilayah di Kota Cirebon masih terdampak kekeringan, stok ari bersih masyarakat terbatas sehingga hanya mengandalkan dropping. 

Kondisi tersebut masih terjadi, khususnya di beberapa RW di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti. 

Selama kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengomandoi sejumlah pihak untuk mengirim air bersih ke wilayah Selatan Kota Cirebon tersebut. 

BACA JUGA:Serunya Gobak Sodor Zaman Now! Saat Permainan Lawas Bertemu Sentuhan Digital di UMC

BPBD sudah memetakan wilayah yang membutuhkan, hingga menjadwalkan dropping secara rutin. 

Melihat kondisi tersebut, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cirebon, Anton Ovtavianto pun turun dan ikut mengirim dropping air bersih ke wilayah Argasunya. 

Dua hari ini, yakni Rabu (23/9) dan Kamis (24/9), Anton mengirim 16 ribu liter air bersih untuk masyarakat Argasunya di dua RW. Masing-masing titik distribusi mendapatkan penyaluran sebanyak 8 ribu liter. 

BACA JUGA:KPU Ingatkan Parpol, Data Anggota TMS Harus Diperbaharui

Pertama, satu tangki dropping air bersih dikirim ke RW 05 Kedung Krisik Utara, dan Kamis, bantuan air bersih sebanyak 8 ribu liter dikirimkan untuk masyarakat di wilayah RW 08 Kopiluhur.

Kepada Rakyat Cirebon, Anton mengungkapkan bahwa dropping air bersih yang ia kirim ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sudah lama merasakan dampak kekeringan. 

Terlebih kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:Cara Mengembalikan Akun Instagram Yang Kena Hack Lewat HP Lengkap

"Hari ini (Kamis. Red) kami menyalurkan 8 ribu liter air bersih untuk warga Kopiluhur. Kemarin kita dropping ke RW 05 Kedung Krisik Utara," ungkap Anton.

Air bersih, lanjut Anton, menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh pemerintah. 

Sumber: