GPM Polres Kuningan, Beras dan Minyak Goreng Murah Diburu Warga

GPM Polres Kuningan, Beras dan Minyak Goreng Murah Diburu Warga

GPM Polres Kuningan, Beras dan Minyak Goreng Murah Diburu Warga.--(Rakyat Cirebon)

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Upaya menekan inflasi sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Lebaran dilakukan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang digelar Polres Kuningan di halaman Bulog Bandorasa, Kecamatan Cilimus, Jumat (14/03), disambut antusias warga.

Sejak pagi hari, warga dari Kecamatan Cilimus dan wilayah sekitarnya tampak memadati lokasi operasi pasar untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

Dalam kegiatan tersebut, sedikitnya 1 ton beras medium dan 600 liter minyak goreng disediakan bagi masyarakat. Namun dalam hitungan jam, seluruh stok langsung habis terjual.

Kapolres Kuningan AKBP Muhamad Ali Akbar mengatakan, Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

“Kami melihat kondisi di lapangan di mana beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Hari ini kami sediakan 1 ton beras kualitas medium dan 600 liter minyak goreng dengan harga yang sangat terjangkau. Alhamdulillah respons masyarakat luar biasa,” ujar Muhamad Ali Akbar didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Azis serta perwakilan Bulog Bandorasa.

Menurutnya, kegiatan operasi pasar ini juga menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Kuningan,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang namun tetap tertib di lokasi kegiatan. Banyak warga mengaku sangat terbantu karena selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar.

Salah seorang warga Kecamatan Cilimus, Sumiati (45), mengatakan dirinya sengaja datang sejak pagi untuk membeli beras dan minyak goreng yang dijual lebih murah.

“Sangat bersyukur ada pasar murah ini. Tadi beli beras sama minyak, lumayan selisih harganya bisa buat beli keperluan dapur yang lain. Kalau bisa sering-sering diadakan, apalagi buat kami rakyat kecil,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Dadang (52), buruh harian yang juga ikut mengantre di lokasi kegiatan. Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat kecil di tengah harga kebutuhan pokok yang masih tinggi.

“Tadi antre sebentar tapi dapat harga bagus. Terima kasih Pak Kapolres, ini benar-benar membantu kami,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah ini diharapkan menjadi salah satu langkah efektif untuk menahan laju inflasi daerah, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri ketika permintaan bahan pokok biasanya meningkat tajam. (Bud)

Sumber: