Berenang Bersama Ikan Dewa! Inovasi Baru Taman Narayana dan Situ Batu Gajah Percantik Wisata Cibulan

Berenang Bersama Ikan Dewa! Inovasi Baru Taman Narayana dan Situ Batu Gajah Percantik Wisata Cibulan

Berenang Bersama Ikan Dewa! Inovasi Baru Taman Narayana dan Situ Batu Gajah Percantik Wisata Cibulan. (Bubud Sihabudin-Rakyat Cirebon)-

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Obyek wisata legendaris Kolam Renang Ikan Dewa Cibulan kembali menghadirkan wajah baru. Dalam kurun enam bulan terakhir, destinasi wisata tertua di Kabupaten Kuningan ini tampil lebih segar dengan tambahan Taman Narayana dan Situ Batu Gajah yang memperkaya pengalaman wisata pengunjung.

Penataan kawasan yang berlangsung sepanjang 2025 hingga awal 2026 ini membuat suasana Cibulan semakin nyaman dan estetis. Di atas lahan seluas sekitar 5 hektare yang kaya sumber mata air, pengunjung kini dapat menikmati lima kolam renang untuk dewasa dan anak-anak, sekaligus menjelajah spot-spot baru yang sarat nilai sejarah dan alam.

Manajer Obyek Wisata Cibulan, Iwan Waryono, menjelaskan bahwa pengembangan Taman Narayana dan Situ Batu Gajah menjadi bagian dari upaya peningkatan daya tarik wisata di bawah pengelolaan TPK (Tim Pelaksana Khusus) Desa Manis Kidul.

“Di bawah manajemen baru, kami berupaya menghadirkan inovasi. Cibulan sebelumnya sudah dikenal dengan Ikan Dewa, Sumur Tujuh, serta kolam peninggalan era Belanda sejak 27 Agustus 1939. Kini bertambah dengan Situ Batu Gajah yang memperkaya destinasi,” ujarnya.

Situ Batu Gajah sendiri merupakan embung alami yang sejak lama dikenal warga sekitar. Kawasan ini sempat tertutup bangunan restoran terapung, namun kini telah ditata ulang sehingga keindahan alaminya dapat kembali dinikmati secara utuh oleh wisatawan.

Di tepian situ, pengelola menyediakan gazebo gratis yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk bersantai. Sementara itu, Situs Batu Gajah yang berada di dekat Sumur Tujuh diyakini memiliki nilai historis, berkaitan dengan jejak perjalanan Kerajaan Pajajaran dan Kerajaan Galuh pada masa lampau.

Tak hanya itu, kehadiran Taman Narayana menjadi magnet baru bagi wisatawan. Jalur pedestrian yang tertata rapi, dilengkapi tempat duduk dan dinaungi pepohonan rindang, menghadirkan suasana sejuk dan nyaman untuk berjalan santai maupun berfoto.

Dari pantauan di lokasi pada Minggu, 5 April 2026, pengunjung yang datang tidak hanya wisatawan domestik, tetapi juga turis mancanegara, termasuk dari Tiongkok dan sejumlah negara di Eropa. Harga tiket yang relatif terjangkau menjadi salah satu daya tarik, yakni Rp20 ribu untuk dewasa dan Rp18 ribu untuk anak-anak pada hari biasa, serta Rp22 ribu dan Rp20 ribu saat akhir pekan.

Dengan berbagai pembaruan tersebut, kapasitas kunjungan wisata Cibulan kini diperkirakan mampu menampung hingga 6.000 pengunjung. Selain kolam renang, destinasi ini juga menawarkan sejumlah situs budaya seperti Sumur Tujuh, Situs Batu Gajah, Pancuran Emas, hingga Situs Syekh Mansyur yang semakin memperkuat daya tarik wisata berbasis alam dan sejarah di Kabupaten Kuningan.

"Ada Warisan budaya yang kami lestarikan sampai sekarang. Antara lain Upacara Kawin Cai  juga digelar setiap tahun disini, termasuk tradisi mandi mujarobat dari salahsatu ponpes Cirebon", pungkas Iwan. (Bud)

Sumber: rakyat cirebon