Kunjungi Pesantren Alfalah dan Baitul Arqom, Waketum PPP Dorong Peran Strategis Santri

Kunjungi Pesantren Alfalah dan Baitul Arqom, Waketum PPP Dorong Peran Strategis Santri

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Agus Suparmanto melaksanakan rangkaian Safari Ramadan di wilayah Bandung, Jawa Barat, Minggu 22 Februari 2026. --

RAKCER.DISWAY, BANDUNG - Mengisi momentum bulan suci Ramadan dengan semangat ukhuwah, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Agus Suparmanto melaksanakan rangkaian Safari Ramadan di wilayah Bandung, Jawa Barat, Minggu (22/2).

Dalam kunjungan strategis itu, Agus didampingi langsung oleh Plt Ketua DPW PPP Jawa Barat, Pepep Saiful Hidayat, untuk menjalin silaturahmi erat dengan para pemuka agama dan pengasuh pondok pesantren.

Destinasi pertama dalam rangkaian silaturahmi ini adalah Pondok Pesantren Alfalah, Cicalengka. Pesantren legendaris yang didirikan oleh almarhum KH Q Ahmad Syahid ini kini diasuh oleh KH Rif’at Aby Syahid.

BACA JUGA:Safari Ramadan PPP di Jabar, Agus–Pepep Rajut Kembali Ikatan dengan Pesantren dan Ulama

Alfalah dikenal luas sebagai institusi pendidikan Islam yang telah mencetak ribuan alumni dan generasi Qurani di tanah air.

Kunjungan diawali dengan prosesi ziarah yang khidmat, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH Rif’at. Doa tersebut dipanjatkan demi keselamatan, keamanan, serta keberkahan bagi seluruh rakyat Indonesia, sekaligus harapan bagi kemajuan PPP di masa depan.

“Kehadiran Pak Agus Suparmanto di bulan yang mulia ini insyaallah menjadi suntikan semangat bagi kami. Semoga kerja sama dalam pengembangan jaringan dakwah pesantren serta peran politik PPP dalam memperjuangkan dunia pendidikan Islam semakin kuat ke depannya,” ungkap KH Rif’at.

BACA JUGA:Babak Baru Prahara Internal PPP, Pepep Resmi Gugat SK Kepengurusan Jabar ke PN Jakarta Pusat

Dalam dialognya bersama para pengurus pesantren, Agus Suparmanto menekankan bahwa pendidikan Alquran adalah fondasi mutlak bagi seluruh cabang ilmu pengetahuan. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa di era modern ini, santri tidak hanya dituntut menguasai ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kecakapan profesional.

"Fondasi utamanya adalah Alquran dan akhlakul karimah. Namun, santri masa kini juga perlu dibekali dengan profesionalisme dan keahlian praktis agar mereka siap menghadapi dinamika perkembangan zaman yang sangat cepat," ujar Agus Suparmanto.

Agenda Safari Ramadan kemudian berlanjut ke Pondok Pesantren Baitul Arqom, Bandung, yang diasuh oleh KH Ibnu Athaillah Yusuf atau yang akrab disapa Cep Aat. Pertemuan ini ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang penuh dengan suasana kekeluargaan.

BACA JUGA:Jadwal Pertandingan Liga 1: Pekan Ke-23, Malut Hadapi Persija, Persib Bandung vs Madura United

Pada kesempatan tersebut, Cep Aat menyampaikan pesan kuat dari kalangan ulama mengenai eksistensi politik Islam di Indonesia. Ia menegaskan bahwa representasi umat di parlemen adalah sebuah keharusan sejarah yang tidak boleh terputus.

“Politik Islam memiliki peran wajib di Tanah Air dan tidak boleh sirna. Harapan besar kami titipkan kepada PPP agar mampu kembali menjadi wajah dan suara umat di parlemen nasional,” tegas tokoh ulama muda tersebut.

Rangkaian Safari Ramadan ini mempertegas komitmen PPP sebagai partai yang lahir dari rahim ulama. Dengan terus terjun ke pondok pesantren, PPP berupaya memastikan bahwa setiap langkah politik yang diambil tetap berakar pada nilai-nilai keumatan serta semangat menjaga persatuan bangsa dalam bingkai keberagaman. *

Sumber:

Berita Terkait