Bupati Karna Kutuk Pelaku Pembantaian Warganya

Bupati Karna Kutuk Pelaku Pembantaian Warganya

RAKYATCIREBON.ID - Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd, mengutuk keras aksi kekerasan dan bentrokan yang terjadi di lahan Tebu Pabrik Gula Rajawali (PG Rajawali), yang mengakibatkan dua petani tebu warga Majalengka tewas dibantai sekelompok preman.

“Saya menyesalkan dan prihatin dengan meninggalnya warga kamiyang menjadi korban penganiayaan oleh kelompok massa orang Indramayu. Peristiwa ini acap kali berulang dan berulang. Sehingga sudah seharusnya dihentikan dan para pelakunya harus ditindak tegas,” ucapnya kepada Rakyat Cirebon, Senin (4/10).

Bupati mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku dan memproses secara hukum yang berkeadilan. Jangan sampai para pelaku terus berkeliaran bebas di luar. Mereka harus menerima hukuman seberat-beratnya.

“Saya minta kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap para pelaku dan menghukumnya,” tegas Karna.

Selain itu, kepada para keluarga korban, orang nomor satu di Majalengka itu meminta agar bersabar dan bertawakal menerima kenyataan dan ujian tersebut. Dan kepada pihak manajemen Pabrik Gula Rajawali Jatitujuh, Bupati juga meminta agar segera mencari solusi agar kejadian bentrokan seperti itu tidak terulang kembali. Dan tentunya memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi para petani penggarap.

“Kepada keluarga korban saya minta untuk bersabar dan bertawakal, tentu sangat berat menerima kenyataan ini. Karena semua orang pasti menyesalkan kejadian ini. Dan kepada GM pabrik gula, mengingat peristiwa ini seringkali terjadi agar segera mencari solusi dan memastikan para petani penggarap lahan tanam tebu diberikan jaminan keselamatan,” pintanya. (pai)

Sumber: