Bupati Karna Belum Tertarik Wacana Provinsi Cirebon

RAKYATCIREBON.ID - Isu pembentukan Provinsi Cirebon kembali mencuat. Beberapa daerah, khususnya di wilayah Ciayumajakuning jadi \'sasaran\' yang masuk ke dalam wacana pembentukan provinsi itu.
Menyikapi hal itu, Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd mengaku belum mau masuk untuk terlibat dalam pembahasan itu. Ditegaskannya, Majalengka saat ini masih bergelut dengan penanganan penyebaran Covid 19.
\"Saya belum tertarik berbicara Provinsi Cirebon. Kami masih konsentrasi mengurus Covid-19 dan pembangunan di Majalengka,\" kata Karna.
Dia mengaku dirinya tidak tertarik dengan wacana itu sejak mencuat beberapa tahun ke belakang. Ketidaktertarikannya itu, baik sebagai pribadi maupun kepala daerah.
\"Sejak awal isu Provinsi Cirebon muncul, Majalengka tidak pernah ikut-ikutan. Karena tidak tertarik saya. Baik secara pribadi maupun secara (status) bupati,\" jelasnya.
Lebih jauh Karna menegaskan, ketidaktertarikannya itu bukan karena tidak mendukung atau mendukung. Pasalnya, Jabar kemungkinan besar tidak akan membiarkan Majalengka lepas begitu saja.
\"Bukan tidak mendukung. Kalau pun mendukung, Jabar tidak memberikan (izin) Majalengka gabung. Yakin saya Jabar tidak akan melepaskan Majalengka. Mengapa? Karena ada BIJB,\" tegas dia. (hsn)
Bupati Majalengka Karna Sobahi.
Sumber: