Mahasiswa Baru IAIN Ikuti Pendidikan Pemustaka

Mahasiswa Baru IAIN Ikuti Pendidikan Pemustaka


RAKYATCIREBON.CO.ID - Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon selenggarakan Library User Education (Orientasi Pendidikan Pemustaka) bagi sekitar 3.470 mahasiswa baru. Kegiatan ini digelar bertahap selama 4 hari, Rabu-Sabtu (28-31/8) di gedung ICC. Rektor IAIN, Dr H Sumanta Hasyim MAg membuka kegiatan tersebut di hari pertama.

Kepala Perpustakaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Yayat Suryatna MAg mengungkapkan, di hari pertama Library User Education diperuntukan bagi mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI), hari kedua dan ketiga untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), sementara di hari keempat untuk mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab Dakwah (FUAD).

\"Konten kegiatan ini pertama pengenalan tentang Perpustakaan IAIN bagi mahasiswa baru, fasilitas dan layanan yang ada di dalamnya,\" ungkapnya kepada Rakyat Cirebon, Rabu (28/8).

Kedua, lanjut Yayat, ialah pengenalan dan pendidikan bagaimana menelusuri referensi yang dibutuhkan mahasiswa. Baik berupa referensi buku cetak maupun buku elektronik.

Pengenalan tentang kepustakaan, menurut Yayat, terbilang penting bagi mahasiswa baru. Pasalnya, pembelajaran di masing-masing jurusan di IAIN mewajibkan mahasiswa baru banyak membaca dan riset kepustakaan. Baik dalam pengerjaan tugas kuliah maupun penyusunan naskah presentasi.

Yayat mengatakan, diharapkan dengan digelarnya User Library Education dapat meningkatkan aktivitas literasi di lingkungan kampus. Saat ini, kunjungan kepustakaan mencapai 400 hingga 450 perhari. Menjelang ujian akhir semester (UAS) tingkat kunjungan bisa mencapai 1000 per hari.

Yayat menambahkan, Perpustakaan IAIN punya koleksi buku yang memadai. Selain koleksi buku umum, Perpustakaan IAIN juga mempunyai koleksi buku khusus yang tersedia di area BI Corner dan Cirebon Corner.

Meski demikian, diakuinya, Perpustakaan IAIN terus menggenjot jumlah koleksi buku. Terutama buku di bidang sains. Sebagai upaya mendukung perubahan statuta IAIN menjadi UIN.

\"Setiap ada penambahan jurusan baru, pasti buku-bukunya kami sediakan. Kami juga memfasilitasi dosen-dosen untuk menginventarisir buku apa saja yang kurang. Nanti akan kami sediakan,\" tukas dia. (wan)

Sumber: