44 Pebulutangkis Masuk Final

44 Pebulutangkis Masuk Final

CIREBON – Ada 44 Pebulutangkis U-11 dan U-13 yang bakal bertarung pada audisi Djarum hari ini (24/7) di Gor Bima. 44 Pebulutangkis muda yang mengkuti audisi yang dilakukan di Sport Hal Bima Kota Cirebon tersebut, dipastikan lolos babak screening yang dilakukan pada Sabtu (22/7).
\"djarum
Djarum gelar audisi pebulutangkis di GOR Bima. Foto: Kim/Rakyat Cirebon
Atlet-atlet muda bulutangkis ini, telah lolos tahap turnamen yang digelar. Penentuan lolos atau tidak lolos ditentukan dari hasil yang mereka raih pada Senin (24/7) nanti.

Dala audisi tersebut, Kota Cirebon menjadi tuan rumah dan menarik minat para pebulutangkis dari berbagai kota maupun kabupaten di Tanah Air. Mereka datang dari Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Bengkulu, hingga Medan.

Sementara, selain Jawa Barat, talenta-talenta muda ini juga datang dari berbagai kota/kabupaten di Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Tangerang, serta Tangerang Selatan. 

Sementara sebanyak 13 peserta asal Kabupaten Cirebon serta 1 peserta dari Kota Cirebon, bakal bertarung untuk meraih tiket ke Kudus.

Upaya dari orang tua maupun pelatih untuk mendatangkan para pebulutangkis muda ini ke Kota Cirebon, diacungi jempol oleh Lius Pongoh, salah seorang dari tim pencari bakat PB Djarum pada Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017.

\"Mereka (para peserta) harus cerdik dalam mencari peluang. Karena dari kami di audisi ini tidak ada batasan. Bahkan sebelumnya,  pernah ada peserta audisi yang kita sebut bocah delapan kota karena dia mencoba terus di delapan kota tempat kita menggelar audisi,\" ungkap pebulutangkis yang dijuluki Si Bola Karet, Lius Pongoh.

Dikatakan, di sisi lain, lanjut Lius, perjalanan masih panjang bagi para calon peraih beasiswa dari PB Djarum ini. 

Jika lolos tahap audisi di Cirebon, masih banyak lawan-lawan tangguh dari berbagai provinsi lainnya yang harus mereka hadapi, di babak final yang digelar di GOR Jati, Kudus, Jawa Tengah pada awal September 2017. 

\"Tapi setidaknya di tahap audisi ini, kita bisa melihat apakah seorang anak memiliki jiwa petarung atau tidak dalam bertanding di lapangan,\" katanya.

Menurutnya, audisi di Cirebon ini, memiliki bibit yang memang banyak. “Dan mereka ini punya keberanian meski di usia dini,\" kata Lius.

Salah satu talenta muda yang mengkuti audosi adalah, M Rasyid Azmy Ghifary, yang merupakan salah seorang peserta audisi di Cirebon yang datang dari Medan, Sumatera Utara.

Pebulutangkis berusia 12 tahun ini, merupakan adik kandung dari Muhammad Bayu Pangisthu yang merupakan pebulutangkis yang bakal memperkuat Indonesia di ajang SEA Games 2017 nanti.

Dan si bungsu dari tiga bersaudara ini, telah menjajal Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Riau pada akhir Maret 2017. \"Kami pernah ikut di Pekanbaru, tapi gagal lolos ke Kudus. Makanya kami coba lagi di Cirebon ini,\" kata Yulida Sriwahyuni, ibunda dari Rasyid.

Dan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis kembali ke Kota Cirebon, melibatkan para legenda bulutangkis Indonesia yang tergabung dalam Tim Pencari Bakat PB Djarum. 

Mereka terdiri dari Christian Hadinata, Lius Pongoh, Ivana Lie, Ade Candra, Denny Kantono, Vita Marissa, Kartono dan Johan Wahyudi.

PB Djarum fokus mencari atlet putra dan putri dari kelompok U-11 dan U-13 melalui Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017. 

Hal ini berbeda dengan audisi pada tahun-tahun sebelumnya yang terbagi dalam dua kelompok usia, U13 dan U15.

Dengan pencarian dan pembinaan atlet di usia dini yang dimulai di klub, diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet dengan kemampuan terbaik dan meraih prestasi maksimal di masa depan.

Usai di Cirebon, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 di Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. 

Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Cirebon akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum  Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 8-10 September 2017.

Di tahap final ini, mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 dapat diikuti oleh atlet putra dan putri berkewarganegaraan Indonesia dengan kategori U11 (berusia 6-10 tahun/kelahiran 2007-2011) dan U13 (untuk peserta dengan umur 11-12 tahun/kelahiran tahun 2005 dan 2006). Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung di GOR setiap kota audisi. Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihannya. (kim)

Sumber: