Gudang Logistik Surya Toserba Sumber Jebol Diterjang Luapan Sungai Cipager
Gudang Logistik Surya Toserba Sumber Jebol. Foto: Tangkapan layar video amatir/ Rakyatcirebon.disway.id--
CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Rentetan video amatir yang beredar luas di jagat maya menggambarkan betapa mengerikannya banjir bandang akibat meluapnya Sungai Cipager di Kecamatan Sumber, Selasa Sore (23/12). Salah satu video paling ikonik memperlihatkan suasana mencekam di depan gudang logistik Surya Toserba, di mana arus air yang sangat liar menjebol bangunan dan menghanyutkan ratusan stok barang dagangan ke pemukiman hingga ke aliran sungai.
Terjebak di Tengah Arus Deras
Dalam sebuah rekaman video yang diambil oleh seorang laki-laki dari jarak dekat, tergambar jelas kepanikan luar biasa saat air mulai menghancurkan pertahanan gudang logistik tersebut. Pria perekam video itu tampak terjebak di area depan gudang, terhimpit oleh derasnya air yang membawa material bangunan dan barang-barang yang tersapu dari dalam gedung.
Suasana makin emosional ketika kamera menyorot ke arah seberang pagar gudang. Terlihat dua orang karyawan Surya Toserba yang mematung, terjepit di samping pagar besi. Mereka nampak tidak berdaya dan tidak berani melangkah karena derasnya arus yang memutus akses jalan di depan mereka. Dalam rekaman tersebut, terdengar suara laki-laki perekam video yang berulang kali meminta tolong dengan nada gemetar, menggambarkan situasi hidup dan mati di tengah kepungan banjir.
"Tolong! Tolong! di sini ada dua orang, tolong! barang sudah hanyut semua, sudah lepas semua, Allahu Akbar!" teriak pria dalam video tersebut sambil memperlihatkan kardus-kardus dagangan yang meluncur deras bak air terjun keluar dari area gudang.
Stok Kue Hari Raya Mengapung di Sungai Cipager
Tak hanya di area gudang, dramatisnya banjir kali ini terekam hingga ke aliran utama Sungai Cipager. Sebuah video berbeda memperlihatkan pemandangan yang memprihatinkan, ratusan kaleng kue stok akhir tahun dan hari raya mengapung dan terbawa derasnya sungai.
Kue-kue kaleng yang seharusnya menjadi stok konsumsi masyarakat untuk perayaan mendatang itu nampak terombang-ambing di tengah arus cokelat yang bergolak. Warga yang merekam di pinggiran sungai hanya bisa menonton tanpa berani turun ke air karena risiko keselamatan yang terlalu besar. Hilangnya stok kue ini menjadi simbol kerugian besar yang harus ditanggung pihak swalayan di penghujung tahun ini.
Warga Punguti Barang yang Hanyut ke Pemukiman
Efek domino dari jebolnya tembok gudang Surya Toserba ini juga dirasakan warga di pemukiman sekitar. Barang-barang logistik yang tersapu arus dari gudang ternyata masuk menjalar hingga ke gang-gang rumah warga.
Dalam rekaman video lainnya, tampak suasana berubah menjadi riuh saat warga mulai memunguti berbagai macam produk yang hanyut melintas di depan rumah mereka. Mulai dari makanan ringan, Tissue, hingga barang kebutuhan rumah tangga lainnya dipunguti warga dari tengah genangan air. Meski air masih setinggi paha, warga seolah tak menghiraukan bahaya demi mengamankan barang-barang "kiriman" dari gudang yang jebol tersebut.
Kerugian dan Dampak Operasional
Kejadian ini diprediksi menyebabkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah bagi manajemen Surya Toserba. Bukan hanya kerusakan struktur bangunan yang jebol, namun hilangnya aset dagangan yang hanyut ke sungai dan dipunguti warga menjadi faktor utama pembengkakan kerugian.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di sekitar gudang Surya Toserba masih dipenuhi lumpur sisa banjir. Pihak berwenang masih fokus pada pengamanan lokasi dan memastikan tidak ada lagi warga atau karyawan yang terjebak di area-area berbahaya. Bencana ini menjadi catatan kelam bagi kawasan Sumber, di mana infrastruktur logistik skala besar pun tak kuasa menahan luapan Sungai Cipager yang datang secara tiba-tiba.(al)
Sumber: