Cara Mendeteksi Kebocoran Pipa dan Kabel Korslet dengan Kamera Thermal HP

Cara Mendeteksi Kebocoran Pipa dan Kabel Korslet dengan Kamera Thermal HP

Cara Mendeteksi Kebocoran Pipa dan Kabel Korslet dengan Kamera Thermal HP. Foto ilustrasi: Pinterest/ Rakyatcirebon.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Pernahkah Anda merasa frustrasi melihat noda air di plafon tapi tidak tahu di mana sumber bocornya? Atau mungkin Anda mencium bau hangit yang samar di rumah namun semua stopkontak terlihat baik-baik saja? Dulu, solusinya adalah membongkar tembok secara acak atau memanggil tukang dengan biaya besar.

Namun, berkat kamera thermal smartphone, Anda kini bisa memiliki "penglihatan tembus pandang" untuk mendeteksi masalah di balik dinding tanpa merusak satu ubin pun.

BACA JUGA:Cara Mendeteksi Kamera Tersembunyi di Hotel dengan Kamera Thermal

Mengapa Panas Bisa Menjadi Petunjuk Bocor?

Logikanya cukup sederhana namun cerdas. Kamera thermal tidak melihat air, ia melihat suhu. Air yang merembes di dalam tembok atau lantai biasanya memiliki suhu yang berbeda dengan material bangunan di sekitarnya.

Jika ada pipa bocor, air tersebut akan mendinginkan atau memanaskan area di sekitar retakan. Di layar ponsel, Anda akan melihat pola "awan" berwarna biru (jika air dingin) atau merah membara (jika air panas) yang merambat keluar dari satu titik pusat. Titik pusat itulah lokasi kebocoran Anda yang sebenarnya. Begitu juga dengan listrik; kabel yang korslet atau kelebihan beban akan membuang energi dalam bentuk panas yang sangat kontras di sensor thermal.

Langkah Mendeteksi Kebocoran Pipa Tersembunyi

Jangan langsung menyisir tembok begitu saja. Agar hasilnya akurat, ada triknya. Jika Anda mencurigai ada kebocoran pipa air bersih, cobalah untuk menyalakan keran air panas selama beberapa menit. Air panas yang mengalir melalui pipa akan menghangatkan dinding di sekitarnya.

Arahkan kamera thermal ke area yang dicurigai. Pipa yang tertanam rapi akan terlihat seperti garis lurus yang konsisten. Namun, jika ada kebocoran, garis tersebut akan terlihat "pecah" atau melebar membentuk gumpalan warna panas yang tidak beraturan. Sebaliknya, untuk pipa pembuangan atau kebocoran AC, cari pola suhu yang paling dingin (biasanya berwarna ungu tua atau hitam di aplikasi) yang membentuk rembesan di area plafon atau sudut ruangan.

BACA JUGA:Apa Itu Kamera Thermal? Fungsi, Cara Kerja, dan Bedanya dengan Night Vision

Cara Mencari Kabel Korslet atau Beban Berlebih

Listrik yang bermasalah adalah ancaman kebakaran nomor satu di rumah. Cara mendeteksinya jauh lebih mudah daripada pipa air. Mulailah dengan memeriksa panel listrik (MCB) rumah Anda. Dalam kondisi normal, MCB mungkin terasa hangat, tapi suhunya harus merata.

Jika Anda melihat satu sakelar MCB berwarna putih terang sementara yang lain berwarna oranye redup, itu adalah tanda beban berlebih (overload). Selanjutnya, arahkan kamera ke stopkontak yang sering digunakan untuk perangkat besar seperti mesin cuci atau AC.

Kabel yang hampir putus di dalam dinding atau sambungan yang longgar akan terlihat seperti bintik panas yang sangat tajam di layar thermal Anda. Jika Anda menemukannya, segera matikan aliran listrik; itu adalah titik di mana api biasanya bermula.

BACA JUGA:Infinix Note 60 vs Infinix Note 50: Apa Saja Peningkatannya dan Apakah Layak Upgrade?

Tips Agar Hasil Deteksi Lebih Akurat

Melakukan inspeksi thermal butuh sedikit kesabaran. Pastikan suhu ruangan stabil, jangan melakukan pengecekan saat matahari sedang terik-teriknya menyinari tembok luar, karena panas matahari akan mengaburkan tanda-tanda panas dari kabel atau pipa.

Selain itu, ingatlah bahwa kamera thermal tidak bisa melihat menembus benda logam yang mengkilap atau cermin karena sifatnya yang memantulkan radiasi. Jadi, jika Anda memeriksa pipa di balik lapisan aluminium foil atau dinding berlapis logam, hasilnya mungkin tidak valid. Gunakan palet warna "Iron" atau "Rainbow" di aplikasi Anda agar perbedaan suhu yang kecil sekalipun bisa terlihat dengan mata telanjang.

Sumber: