Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman, Begini Kata Media Vietnam

Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman, Begini Kata Media Vietnam

Pelatih Baru Timnas Indonesia. Foto: ISTIMEWA/Rakcer.disway.id--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, ia resmi di umumkan sebagai pelatih baru di akun sosial media @timnasindonesia pada Sabtu (3/1/2026). Keputusan ini langsung bikin publik optimis.

 Wajar saja, Herdman punya rekam jejak sebagai pelatih yang jago membangun tim nasional sampai bisa bersaing di level tertinggi. Federasi yakin, pelatih asal Inggris ini memang orang yang pas buat membawa Timnas Indonesia ke tahap berikutnya. Targetnya jelas Skuad Garuda nggak mau cuma kompetitif di Asia Tenggara, tapi pengen benar-benar unjuk gigi di level Asia.

Sebenarnya, Herdman sudah tertarik sama proyek Timnas Indonesia sejak beberapa waktu lalu. Beberapa laporan bilang dia bahkan menolak sejumlah tawaran lain supaya fokus ke proyek jangka menengah bareng PSSI. Keputusan ini jadi sinyal kuat Herdman benar-benar lihat potensi besar dari fondasi sepak bola Indonesia yang sedang dibangun.

Alasan John sebagai pelatih ideal

Football Tribe Asia sempat mengulas, Desember 2025 lalu, soal betapa cocoknya profil John Herdman dengan visi pengembangan Timnas Indonesia. Mulai dari pembentukan mental, menyusun struktur permainan, sampai membangun identitas tim yang kuat di level internasional semua itu masuk ke dalam reputasinya.

Nama Herdman sendiri makin dikenal waktu dia jadi pelatih Timnas Kanada antara 2018 sampai 2023. Selama periode itu, Herdman mendampingi Kanada di 58 pertandingan dengan rata-rata 1,98 poin per laga. Momen puncaknya? Ia berhasil membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, memutus penantian 36 tahun, dan menandai kebangkitan sepak bola Kanada di panggung dunia.

Di bawah Herdman, Kanada jadi tim yang punya ciri khas. Agresif, berani menekan, dan transisi dari bertahan ke menyerang yang begitu cepat. Kanada bahkan sanggup bersaing dengan tim-tim raksasa di zona CONCACAF.

Memang, rekam jejak Herdman di Toronto FC di Major League Soccer tak sehebat di tim nasional. Tapi justru pengalaman itu menegaskan keunggulannya sebagai pelatih timnas. Herdman terbukti lebih pas untuk format turnamen dan proyek jangka menengah, di mana mental, disiplin, dan identitas permainan benar-benar jadi penentu.

Yang bikin Herdman menonjol itu fleksibilitas taktiknya. Dia nggak kaku soal formasi selalu menyesuaikan strategi sama karakter pemain dan kekuatan lawan. Waktu di Kanada, Herdman sering main dengan pola 3-4-3 atau 3-4-2-1, biar sayap bisa maksimal dan tim terus menekan lawan dari awal.

Tapi, kalau situasinya menuntut main lebih bertahan, dia juga nggak ragu pakai formasi kayak 4-4-2 atau 4-2-3-1. Bedanya, Herdman tetap bikin timnya bahaya waktu serangan balik. Permainan disiplin, tempo cepat, sama serangan vertikal itu udah jadi ciri khas dia.

Gaya kayak gini pas banget buat Timnas Indonesia sekarang, yang lagi berusaha nyatuin bakat pemain muda lokal dan diaspora. Dengan pengalaman dan visi modern, Herdman rasanya cocok banget buat bawa Skuad Garuda naik kelas di level Asia.

Begini Kata Media Vietnam

Kehadiran John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia langsung menarik perhatian media dari negara tetangga. Banyak yang melihat skuad Garuda sedang serius membangun diri jadi tim yang lebih kuat dan punya karakter.

Media Vietnam, Soha, juga ikut membahas soal terpilihnya John Herdman sebagai pelatih kepala Indonesia. Mereka melihat keputusan ini cukup mengejutkan, apalagi Herdman berasal dari Inggris. Perspektif mereka, kedatangan Herdman jadi semacam kejutan untuk perkembangan Timnas Indonesia.

"Awalnya diperkirakan bahwa Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) akan terus menggunakan pelatih asal Belanda agar lebih dekat dengan para pemain berdarah campuran, tetapi ternyata tidak demikian," tulis Soha edisi Minggu (4/1/2026).

"Sepak bola Indonesia baru saja mencatat tonggak sejarah penting dengan penunjukan resmi pelatih tim nasional asal Inggris, John Herdman, menandai kedua kalinya tim Garuda dipimpin oleh seorang ahli strategi dari Inggris."

"Keputusan ini diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) karena tim sedang menjalani fase restrukturisasi, dengan tujuan jangka panjang di kompetisi regional dan kontinental," lanjut dalam tulisan tersebut.

Dulu, Indonesia pernah punya pelatih asal Inggris. Namanya Peter With mantan striker Aston Villa dan timnas Inggris. Dia sempat melatih Indonesia di pertengahan 2000-an. Waktu itu, tim Indonesia benar-benar bikin gebrakan di Asia Tenggara. Mereka sampai ke final Piala AFF dan penampilannya masih diingat banyak penggemar sampai sekarang.

Kalau baca tulisan Soha, ada satu hal yang menarik. PSSI sepertinya memang sengaja pilih pelatih Inggris lagi. Mereka ingin pelatih yang modern, punya banyak pengalaman internasional. Itu jelas jadi arahnya sepak bola Indonesia sekarang.

PSSI percaya pelatih Inggris paham taktik, tahu cara mengatur tim, dan kerjanya profesional. Harapannya, semua itu bisa bikin timnas Indonesia naik level, apalagi persaingan di Asia Tenggara makin berat sekarang.

"Penunjukan ini juga terjadi setelah periode di mana tim nasional Indonesia kekurangan stabilitas yang diperlukan di bangku pelatih. Oleh karena itu, pelatih Inggris diharapkan tidak hanya membawa perspektif baru dalam hal keahlian, tetapi juga menciptakan fondasi yang kokoh untuk pengembangan jangka panjang tim nasional, mulai dari membangun gaya bermain hingga melatih dan mengembangkan pemain.

"Dengan pelatih kepala Inggris kedua kalinya, sepak bola Indonesia menunjukkan tekadnya untuk berinovasi dan ambisinya untuk mencapai lebih jauh, tidak hanya di kompetisi regional tetapi juga menargetkan tujuan yang lebih tinggi di masa depan," tandas pemberitaan Soha.

Banyak Agenda

Saat ini John Herdman akan dinanti untuk menaungi Agenda Timnas Indonesia di tahun 2026 yang sangat padat sekali, mulai dari FIFA Series pada bulan maret, Piala AFF pada Juli-Agustus, hingga FIFA Matchday pada September-Oktober dan November 2026.

"Pada tahun 2026, Herdman dan Timnas Indonesia telah menanti agenda padat. Timnas Senior akan tampil di FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada FIFA Match Day 23-31 Maret 2026," ungkap PSSI.

"Dilanjutkan agenda FIFA Match Day pada Juni, September, Oktober, dan November, serta Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli 2026," terang PSSI.

Sumber: