Kapan Tanggal Awal Puasa 2026? Simak Penjelasannya!

Kapan Tanggal Awal Puasa 2026? Simak Penjelasannya!

Awal puasa ramadhan 2026--

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Bulan ramadhan kini tinggal menghitung hari. Tentunya, mengetahui kapan dimulainya puasa sangat penting dan dinanti-nanti banyak orang, khususnya di Indonesia.  

Pemerintah biasanya menetapkan tanggal awal puasa berdasarkan pemantauan hilal di hari akhir puasa tahun sebelumnya. Kementrian Agama akan melanjutkan dengan sidang isbat dan mengumumkan tanggal resmi sesuai dengan hilal yang muncul.  

Dilihat dari kalender Hijriah, saat ini umat islam ada di bulan Rajab 1447 H. Jika dihitung mundur ke bulan Ramadhan, masih ada bulan Sya’ban yang harus dilalui setelah bulan Rajab. Artinya, masih sekitar satu setengah bulan lagi menjelang bulan Ramadhan.  

Lantas, kapan umat muslim mulai berpuasa? 

BACA JUGA:Harga Emas Antam Logam Mulia Selasa, 6 Januari 2026: Tembus Hingga Rp 2,5 Juta Per Gram

Organisasi islam di Indonesia seperti Muhammadiyah telah menetapkan tanggal awal bulan Ramadhan berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Muhammadiyah menyatakan awal bulan Ramadhan akan jatuh di hari Rabu, tanggal 18 Februari 2026.  

Dikutip dari MuhammadiyahJateng, Muhammadiyah secara resmi mengatakan “Menurut hisab hakiki wujudul hilal, posisi bulan sudah memenuhi syarat sehingga 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026,” Sabtu (4/10/25). 

Muhammadiyah juga telah menentukan tanggal untuk peringatan Hari Raya Idul Fitri pada Jum’at, 20 Maret 2026. Ketetapan ini dibuat berdasarkan Majelis Tarjih dan Tajdid, serta didukung oleh sistem digital yang dikembangkan Muhammadiyah sendiri yaitu sistem HisabMu. 

Sedangkan, berbeda dengan Muhammadiyah, pemerintah melalui Kemenag masih belum memberikan tanggal resmi dimulainya bulan Ramadhan. Pemerintah biasanya mengumumkan sidang isbat di hari ke-29 di bulan Sya’ban. Namun, bila menghitung dari tahun sebelumnya, puasa diperkirakan akan dilaksanakan di pertengahan bulan Februari 2026. 

BACA JUGA:Tahun Kuda Api Momentum Ekspansi: 4 Shio Paling Cuan 2026, Macan hingga Ular

Perbedaan antara pemerintah dan Muhammadiyah dalam penentuan hari-hari besar islam memang sering terjadi di Indonesia. 

Pemerintah yang biasanya mengamati bulan sabit sebagai tanda munculnya hilal, berdeda dengan muhammadiyah yang setiap tahun selalu konsisten menggunakan sistem perhitungan astronomi. Organisasi islam lainya seperti Nadhlatul Ulama (NU), biasanya menggunakan sistem yang sama seperti pemerintah, dan akan mengumumkan hilal puasa bersamaan atau setelah pengumuman dari pemerintah. 

Selama masih sesuai dengan ukhuah islamiah, Muhammadiyah membebaskan umat islam untuk mengikuti ketetapan yang sejalan dengan keyakinannya, tanpa sekalipun mengurangi amal ibadah setiap orang.  

Penentuan tanggal awal puasa sangat penting untuk membantu mengatur aktivitas harian seseorang. Adanya pengamatan hilal yang dilakukan pemerintah dan berbagai macam metode lain yang diterapkan oleh organisasi islam, senantiasa bertujuan untuk mempermudah umat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. 

Sumber: