Mengapa Harga Emas Antam Semakin Mahal? Simak Penjelasanya Disini!

Mengapa Harga Emas Antam Semakin Mahal? Simak Penjelasanya Disini!

Mengapa Harga Emas Antam Semakin Mahal? Simak Penjelasanya Disini! --

CIREBON, RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Harga emas antam semakin harinya terus mengalami kenaikan. Sebagian orang banyak yang menjadi tertarik untuk berinvestasi pada emas antam, namun, banyak juga yang bertanya-tanya: Mengapa harga emas antam setiap hari terus naik? 

Kenaikan harga emas antam yang terjadi bukanlah sesuatu yang tanpa alasan, banyak faktor yang mendorong mahalnya harga emas antam, baik itu faktor dalam negeri, maupun luar negeri. 

Emas antam sendiri merupakan emas batangan yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), salah satu perusahaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidak pertambangan. 

Emas antam mengandung 99,99% emas murni atau emas 24 karat, tak heran bila emas ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi dipasaran. Emas antam juga bersertifikat resmi sehingga sangat sulit untuk dipalsukan. 

BACA JUGA:IKIAD Berbagi Yatim Piatu, Gedung DPRD Tak Lagi Kaku

Melonjaknya harga emas antam tentunya membuat banyak masyarakat heboh. 

Salah satu faktor utamanya adalah karena harga emas internasional yang dijual menggunakan hitungan dollar Amerika Serikat per troy ounce. Sehingga, ketika harga emas dunia naik, emas dalam negeripun ikut naik. 

Kenaikan yang terjadi ini disebabkan oleh kondisi ekonomi global yang tidak stabil. Adanya ketegangan geopolitik turut serta memengaruhi kestabilan ekonomi dan ekonomi yang melambat dapat mengancam resesi. 

Banyak investor yang merasa terancam karena hal ini, sehingga mereka mengalihkan dananya ke aset yang dianggap akan aman, salah satunya adalah emas. Permintaan terhadap emas pun melonjak sehingga harga emas di pasar internasional naik, dan kenaikan ini berpengaruh pada harga emas di Indonesia. 

BACA JUGA:Syarat dan Cara Daftar Rumah Subsidi Perumnas Agar Langsung Disetujui

Sedangkan, untuk faktor dalam negerinya, rupiah kini semakin turun nilainya dengan dollar Amerika Serikat. Seperti yang sudah disebutkan diatas, emas internasional yang dijual dengan dollar Amerika Serikat, sehingga semakin mahal harga dollar AS nya, bila di konversikan ke rupiah, harganya bisa jauh lebih mahal. 

Banyak juga terjadi inflasi. Ketika harga barang dan jasa meningkat, nilai uang tunai akan cenderung menurun, turut memperparah harga emas. Pasalnya, semakin tinggi inflasi, permintaan terhadap emas juga kian meroket. 

Kebijakan suku bunga bank sentral yang rendah, membuat hasil tabungan dan deposito kurang menarik, investasi kepada emas pun banyak dilirik.  

Tetapi sebaliknya, jika nanti kebijakan suku bunga bank sentral tinggi, tabungan dan deposito pasti akan menarik kembali perhatian investor. 

Sumber: