Tumpukan Sampah di TPS Kecomberan Diangkut

Tumpukan Sampah di TPS Kecomberan Diangkut

DIANGKUT. Delapan armada dikerahkan untuk mengeruk dan mengangkut tumpukan sampah di TPS Kecomberan. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Tumpukan sampah di TPS Jalan Soekarno–Warung Asem, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun akhirnya diangkut, Senin (6/4). Sampah yang menumpuk sejak libur Idul Fitri itu dibersihkan menggunakan delapan dump truk dan satu alat berat.

Pengangkutan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). Seluruh sampah kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Proses pengangkutan sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Petugas dari Polsek Talun turun langsung mengatur lalu lintas agar tetap lancar.

Camat Talun, Agus Alamsyah mengatakan, penanganan tumpukan sampah dilakukan setelah adanya koordinasi lintas instansi. Delapan armada dan satu alat berat diterjunkan agar sampah bisa segera diangkut.

“Alhamdulillah hari ini bisa langsung ditangani. Delapan armada dan satu alat berat diturunkan untuk membersihkan TPS Kecomberan,” ujar Agus Alamsyah.

Setelah pengangkutan selesai, terang Guslam--sapaan akrabnya, pihak kecamatan akan mengevaluasi pengelolaan TPS bersama pemerintah desa dan warga. Evaluasi dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah kembali terjadi.

“Kami akan evaluasi sistem pengelolaannya, termasuk pola pengangkutan sampah ke depan,” tegasnya.

Ketua RW 07 Perumahan Puri Cirebon Lestari (PCL), Yeyet Nurhayati mengapresiasi respons cepat pemerintah dalam menangani persoalan tersebut. Ia berharap pengangkutan sampah ke depan bisa dilakukan lebih rutin.

“Terima kasih atas respons cepatnya. Semoga ke depan tidak ada lagi penumpukan sampah karena sangat mengganggu lingkungan,” ujarnya.

Yeyet juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah, termasuk dengan memilah sampah. “Kalau masyarakat sadar, penumpukan seperti ini bisa dicegah. Tapi memang masih sulit,” katanya.

Sementara itu, Kuwu Desa Kecomberan, Mastur Hidayat menjelaskan, TPS di Jalan Soekarno–Warung Asem dikelola oleh DLH Kabupaten Cirebon. Namun keterlambatan pengangkutan beberapa waktu terakhir membuat sampah menumpuk dan menimbulkan bau.

Ia berharap pengangkutan sampah dapat dilakukan secara rutin. Minimal setiap hari, mengingat volume sampah di lokasi tersebut cukup tinggi.

“Ke depan harus ada pengangkutan rutin karena sampah di sini cepat menumpuk,” ujarnya.

Pemerintah desa juga berencana menata area TPS dengan memasang pagar di lahan kosong di sekitar lokasi agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. (zen)

Sumber: