Jembatan Perintis Garuda Mulai Dibangun di Ciwaru, Permudah Akses Masyarakat

Jembatan Perintis Garuda Mulai Dibangun di Ciwaru, Permudah Akses Masyarakat

Permudah akses masyarakat, Dandim Kuningan mengikuti prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) Jembatan Perintis Garuda di Ciwaru. --

RAKYATCIREBON.DISWAY.ID, KUNINGAN - Warga Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan, menyambut antusias dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking). Jembatan Perintis Garuda merupakan program pembangunan infrastruktur, baik jembatan gantung atau beton hasil kolaborasi TNI dan pemerintah daerah (bakti TNI) yang dirancang untuk membuka akses bagi masyarakat di pelosok atau desa terpencil. 

Kegiatan di Ciwaru ini dihadiri unsur Forkopimda Kuningan, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah terkait, Kepala Desa Ciwaru R. Rien Parah Diana, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga ratusan warga yang selama ini menantikan akses penghubung permanen.

Camat Ciwaru, Rusmiadi menerangkan,  pembangunan jembatan ini sangat mempermudah  akses masyarakat. Karena selama ini, warga harus menempuh jalur alternatif yang cukup jauh dan sulit, terutama saat terjadi longsor di wilayah Ciseureuh.

“Dengan adanya jembatan ini, mobilitas warga akan jauh lebih mudah, baik untuk aktivitas harian maupun kegiatan ekonomi. Kami juga berharap pembangunan akses jalan menuju jembatan dapat direalisasikan pada 2027 agar manfaatnya semakin optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh. Hafda Prima Agung menjelaskan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda Tahap III yang menjadi salah satu prioritas nasional.

Ia menyebut, pada tahap ini Kabupaten Kuningan mendapatkan alokasi dua titik pembangunan, yakni di Ciwaru dan Cikubangsari. Hal ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Program ini menyasar lokasi-lokasi yang benar-benar membutuhkan akses penghubung. Kami bersama pemerintah daerah mengusulkan titik prioritas agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Jenis jembatan yang dibangun di Ciwaru adalah jembatan gantung, yang dinilai paling sesuai dengan kondisi geografis wilayah yang berbukit dan memiliki kontur tanah yang tidak memungkinkan untuk pembangunan jembatan beton konvensional.

Bupati Kuningan, diwakili oleh Staf Ahli Bupati Kuningan Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Agus Basuki, menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 0615/Kuningan, atas peran aktif dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Menurutnya, kehadiran program ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong pemerataan pembangunan.

“Jembatan ini akan menjadi urat nadi aktivitas warga, terutama dalam menghubungkan Dusun Cikahuripan dan Ciseureuh. Anak-anak lebih mudah ke sekolah, hasil pertanian lebih cepat terdistribusi, dan akses layanan kesehatan semakin terbuka,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut menjaga dan merawat jembatan tersebut setelah selesai dibangun nanti, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Ciwaru secara berkelanjutan. (Bud)

Sumber: kodim 0615/kng