UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Ambil Bagian dalam Penguatan CDC PTKI Nasional

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Ambil Bagian dalam Penguatan CDC PTKI Nasional

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Ambil Bagian dalam Penguatan CDC PTKI Nasional-ISTIMEWA/RAKYATCIREBON.DISWAY.ID-

CIREBON,RAKYATCIREBON.DISWAY.ID — Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati CIREBON melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengembangan Karir turut berpartisipasi dalam kegiatan nasional Penguatan Career Development Center (CDC) dan Pusat Karir PTKI. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam pada 7–9 April 2026 di Grand Mercure Yogyakarta Adi Sucipto.

Hari pertama kegiatan, Selasa (7/4/2026), diawali dengan registrasi dan check-in peserta sejak pukul 12.00 hingga 15.30 WIB. Peserta yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama serta Ketua CDC dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia tampak antusias mengikuti rangkaian agenda.

Dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Hajam, serta Kepala UPT Pengembangan Karir, Wahyono. Kehadiran keduanya menjadi wujud komitmen kampus dalam memperkuat layanan karier bagi mahasiswa dan alumni.

Bahas Strategi Penguatan Pusat Karier

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan hasil CDC PTKI Maturity Assessment serta pembentukan Task Force Program Strategis 2026 oleh Nurhadi Irbath. Diskusi berlangsung dinamis dengan pertukaran pengalaman antar peserta dalam mengembangkan pusat karier yang adaptif dan berkelanjutan.

Sesi berikutnya menghadirkan Abdur Rozaki yang membahas arah pengembangan dan penguatan mahasiswa PTKI. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skills dan soft skills di era disrupsi.

“Lulusan PTKI tidak hanya menjadi penjaga nilai, tetapi juga harus menjadi penggerak inovasi di tengah masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya integrasi keilmuan keislaman dengan kompetensi digital, termasuk pengembangan dakwah berbasis media sosial, literasi digital untuk menangkal hoaks keagamaan, serta inovasi teknologi berbasis nilai Islam.

Perluas Peluang Karier Lulusan

Dalam paparannya, Abdur Rozaki menyebutkan bahwa peluang karier lulusan PTKI kini semakin luas, mulai dari kewirausahaan berbasis syariah, industri halal, hingga digital marketing Islami dan pengembangan startup berbasis nilai keagamaan.

Selain itu, penguatan literasi bahasa asing, kolaborasi lintas disiplin, serta pengembangan ekonomi halal dan wellness economy juga menjadi perhatian, termasuk inovasi layanan kesehatan mental berbasis nilai spiritual Islam.

Komitmen Perkuat Layanan Karier

Di sela kegiatan, Hajam menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja.

“Kegiatan ini sangat penting sebagai wadah kolaborasi antar PTKI dalam memperkuat kebijakan pengembangan kemahasiswaan,” ujarnya.

Sementara itu, Wahyono berharap partisipasi dalam kegiatan ini dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan sistem layanan karier di kampus.

“Kami ingin mengadopsi praktik terbaik dari berbagai PTKI untuk menjadikan Career Development Center lebih inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dorong Daya Saing Lulusan

Secara keseluruhan, kegiatan ini membahas berbagai agenda strategis, seperti rencana lomba nasional tahun anggaran 2026, integrasi pemetaan potensi mahasiswa, serta peningkatan partisipasi dalam program PRIMA Magang Angkatan II tahun 2026.

Sumber:

Berita Terkait