Digadang-gadang Masuk Bursa, Muiz: Bisa Saja Malah Dicoret
Tiga figur yang digadang-gadang masuk bursa kandidat Ketua DPC PKB bisa saja malah dicoret. FOTO : IST/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID – Bursa calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Cirebon mulai ramai diperbincangkan. Sejumlah nama yang belakangan mencuat disebut-sebut memiliki tingkat popularitas cukup tinggi di internal partai.
Namun demikian, Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Abdul Muiz Syaerozie menegaskan nama-nama yang saat ini telah beredar belum tentu menjadi kandidat resmi yang diajukan ke DPP PKB.
Menurutnya, hingga saat ini Pengurus Anak Cabang (PAC) belum secara resmi memunculkan atau mengusulkan nama-nama yang akan disodorkan ke tingkat pusat.
“PAC selama ini belum memunculkan nama-nama yang bakal disodorkan ke DPP. Jadi tiga nama yang ramai dibicarakan itu sebenarnya baru sebatas berdasarkan popularitas saja,” kata Muis.
Ia bahkan menyebutkan, tidak menutup kemungkinan tiga nama yang saat ini banyak diperbincangkan justru tidak masuk dalam daftar usulan resmi dari PAC.
“Boleh jadi tiga nama itu malah tidak ada. Tapi berdasarkan popularitas, ya harus diakui ketiga nama itu yang saat ini sedang naik daun,” ujarnya.
Kang Muiz--sapaan akrabnya menegaskan, proses penjaringan calon ketua sepenuhnya berada di tangan struktur partai di tingkat PAC. Mereka dinilai sudah memahami kondisi internal partai serta sosok yang dinilai layak untuk memimpin PKB Kabupaten Cirebon ke depan.
“PAC sudah sangat paham siapa yang akan dimunculkan. Mereka tahu betul kader-kader yang dinilai layak untuk diusung,” jelasnya.
Ia juga menilai PKB Kabupaten Cirebon memiliki banyak kader potensial yang dapat dipertimbangkan untuk memimpin partai. Nama-nama yang saat ini beredar bukan satu-satunya pilihan.
“Di PKB ini stok kader banyak. Menurut saya, selain tiga nama yang beredar, masih banyak kader lain yang layak untuk memimpin PKB,” ungkapnya.
Beberapa nama lain yang dinilai memiliki kapasitas memimpin partai di antaranya, Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Cirebon, Lukman Hakim. Menurut Muiz, Lukman dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup untuk memimpin PKB.
“Lukman Hakim juga berpotensi. Dia punya skill untuk memimpin PKB,” katanya.
Selain itu, Kang Muiz juga menyebut beberapa nama lain. Sebut saja seperti figur muda yang sempat mendaftar menjadi kandidat Calon Bupati Cirebon, M Abdullah Syukri atau Gus Abe, kemudian Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, M Asrof Abdik.
BACA JUGA:Beri Tanggapan Bursa Ketua DPC PKB, Mahmudi Soroti Perubahan Kantor Sekretariat
Dua nama terakhir itu, dinilainya memiliki peluang. Meskipun semuanya masih bergantung pada keputusan struktur DPW.
“Gus Abe bisa. Asrof juga memungkinkan. Tapi untuk Gus Asrof semua tergantung DPW. Posisi beliau saat ini, sedang dibutuhkan oleh DPW," katanya.
Menurut dia, khusus untuk Asrof, peluangnya sangat bergantung pada keputusan Ketua DPW PKB Jawa Barat.
“Kalau Ketua DPW legowo untuk menarik ke Cirebon, itu bagus. Karena dari sisi figur, Asrof sangat mumpuni,” tambahnya.
Muiz menegaskan bahwa mekanisme penentuan ketua tetap mengikuti aturan dan keputusan kelembagaan partai, termasuk pertimbangan dari DPW dan DPP.
“Terkait kelembagaan tentu tergantung DPW dan DPP,” katanya.
Adapun untuk figur Gus Abe dirinya mengaku belum mengetahui sejauh mana dukungan dari PAC terhadap sosok tersebut. “Gus Abe juga masuk hitungan. Tapi saya kurang tahu sejauh mana di PAC,” tukasnya. (zen)
Sumber: