Endah Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain HP

Endah Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain HP

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon, R Endah Arisyanasakanti mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya dalam bermain gawai. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKYAT CIREBON--

CIREBON - Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon, R Endah Arisyanasakanti mengaku masih merasa prihatin dengan kondisi saat ini, dimana anak-anak masih sangat terlena dengan kemajuan teknologi, terutama smartphone yang memiliki dua sisi mata uang antara pengaruh positif dan negatif. 

Maka dari itu, tak bosan-bosan ia terus mengingatkan kepada para orang tua untuk lebih aware terhadap anak-anaknya. 

Rabu (19/8), dalam agenda reses, sembari turun menyerap aspirasi masyarakat, Endah bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (DKIS) turun ke SDN Kayuwalang untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para orang tua. 

BACA JUGA:Perubahan APBD 2026, DPRD Cirebon Minta Anggaran Tetap Berpihak ke Masyarakat

Endah mengungkapkan, peran orang tua ini sangat vital untuk bisa menekan dampak positif dari gawai yang saat ini mulai tidak bisa dipisahkan dari dunia anak-anak. 

Maka, para orang tua harus terus diedukasi agar mereka bisa melakukan pengawasan secara serius terhadap anak-anaknya dalam menggunakan HP. 

"Kita tidak bosan untuk mengedukasi para orang tua supaya memahami, apa bahaya dari HP ini jika dimainkan oleh anak jika tidak dipantau dan diawasi," ungkap Endah. 

BACA JUGA:Diam-Diam, Berkas Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon Sudah Diambil

Endah pun memberikan berbagai contoh dampak negatif dari kebiasaan anak yang menggunakan HP tanpa pengawasan. 

Tak hanya dampak secara kesehatan, bahkan mulai banyak dampak sosial yang ditimbulkan. 

Banyak anak-anak yang hampir tidak kenal dengan teman sebaya di lingkungannya, karena terlalu asyik bermain dengan dunianya yang ada didalam telepon cerdas. 

BACA JUGA:Tuntas Jalani LDDKS 4 Pekan, 200 Lebih Siswa Baru SMK Presiden Delta Resmi Dilantik

"Banyak orang saling kenal dari HP berujung penipuan, ada yang sampai terjadi kekerasan, ada yang diculik dan lain-lain. Selama 2026, data di DP3APPKB sudah ada 25 kasus kekerasan, laporan saat kita rapat di Komisi III, beberapa penyebabnya tidak jauh dari HP," sebut Endah. 

Dari sisi kesehatan, lanjut Endah, jelas sudah banyak penelitian yang menyebutkan dampak dari anak yang bermain HP secara berlebicerdas"Dari kesehatan juga berdampak, banyak anak-anak yang mengalami gangguan emosional karena HP, banyak juga yang sampai mentalnya terganggu," ujar Endah. 

Sumber: