PWI Ajak Generasi Muda Gempur Peredaran Rokok Ilegal
BUKA ACARA. Ketua PWI Kabupaten Cirebon, Mamat saat membuka Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON--
RAKYATCIREBON.DISWAY.ID - Peredaran rokok ilegal masih menjadi persoalan di Kabupaten Cirebon. Hingga Semester I 2026, sebanyak 149.600 batang rokok ilegal diamankan tim terpadu Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Penindakan dilakukan melalui operasi terpadu Program Gempur Rokok Ilegal sepanjang April hingga Juni 2026. Operasi tersebut melibatkan Satpol PP, Bea Cukai, TNI, Polri dan Kejaksaan.
Dari penindakan tersebut, nilai barang yang diamankan mencapai sekitar Rp222,15 juta. Sementara potensi penerimaan negara yang tidak tertagih dari cukai diperkirakan mencapai Rp111,6 juta.
Kondisi tersebut menjadi perhatian berbagai pihak. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting untuk menekan peredaran produk tembakau ilegal.
Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal: Literasi Cukai dan Media, Peran Generasi Muda dalam Memerangi Peredaran Rokok Ilegal, Kamis (20/8).
Ketua PWI Kabupaten Cirebon, Mamat Rahmat, mengatakan media memiliki peran strategis dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Terlebih, generasi muda dapat menjadi bagian dari upaya edukasi di lingkungannya.
Menurut Mamat, PWI Kabupaten Cirebon rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi tersebut setiap tahun. Kegiatan itu menjadi bentuk komitmen insan pers dalam mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal.
“Kami dipercaya Pemkab Cirebon melalui Diskominfo untuk melaksanakan kegiatan ini. Ini bentuk komitmen kami dari PWI ikut memerangi peredaran rokok ilegal,” kata Mamat saat membuka acara.
Mamat menegaskan, edukasi mengenai rokok ilegal bukan berarti melarang masyarakat untuk merokok. Fokusnya adalah memberikan pemahaman mengenai produk tembakau yang tidak memenuhi ketentuan cukai.
“Kita memberikan pemahaman untuk membantu pemerintah. Kita sama-sama mengawal. Jadi bukan melarang orang merokok, tetapi melarang orang mengonsumsi rokok ilegal,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan literasi cukai terus dilakukan secara berkelanjutan. Pelibatan generasi muda dan media dinilai penting agar informasi mengenai ciri serta dampak peredaran rokok ilegal semakin luas.
“Mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut. Karena memberikan pemahaman kepada masyarakat sangat penting,” ujarnya.
BACA JUGA:Warga Cirebon Diajak Waspadai Rokok Ilegal
Sementara itu, Kantor Bea Cukai Cirebon memberikan pemahaman mengenai cukai dan ciri produk tembakau ilegal.
Sumber: